Dasar Informasi : Informasi, Siklus Informasi, Kualitas Informasi, Informasi Digital

A. Informasi

Informasi ibarat darah yang mengalir di dalam tubuh suatu organisasi, sehingga informasi ini sangat penting di dalam suatu organisasi. Suatu sistem yang kurang mendapatkan inforamsi akan menjadi luruh dan ahirnya sistem akan berhenti dan berakhir.


Informasi, Siklus Informasi, Kualitas Informasi, Informasi Digital


Pengertian Informasi

Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. (Jogiyanto HM, Akt, MBA, PK.D).

Sumber dari informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadia ndan kesatuan nyata. Kejadian (event) adalah sesuatu yang terjadi pada saat yang tertentu. Sedangkan kejadian nyata (fact dan entitiy) adalah berupa suatu obyek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.

Informasi adalah data-data masukan yang dapat dijadikan dasar untuk membuat keputusan. Sehingga dapat didefinisikan sebagai komponen-komponen sebuah kelompok yang berpengaruh pada pembuatan pernyataan keputusan.

B. Siklus informasi

Data adalah bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu dileh lebih lanjut. Di dalam kegiatan suatu perusahana, misalnya dari hasil transaksi penjualan oleh sejumlah salesman, dihasilkan sejumlah faktur-faktur yang merupakan data dari penjualan pada suatu periode tertentu. Untuk keperluan pengambilan keputusan, maka faktur-faktur tersebut perlu diolah lebih lanjut untuk menjadi informasi. Setelah data transaksi penjualan dioleh, beraneka ragam informasi dapat dihasilkan, misalnya:

  1. Informasi berupa laporan setiap salesman, berguna bagi manajemen untk menetapkan besarnya komisi dan bonus
  2. Inforamasi berupa laporan penjualan tiap-tiap daerah, berguna bagi manajemen untuk promoisi dan periklanan
  3. Inforamsi berupa laporan penjualan tiap-tiap jenis barang berguna bagi manajemen untuk mengevaluasi baran yang tidak atau kurang laku terjual

Data nyag diolah untuk mengghasilkan informasi menggunakan suatu model proses yang tertentu sehingga menjadi inforamasi. Informasi diterima oleh penerima, kemudian penerima membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan, yang berarti menghasilkan suatu tindakan lain yang akan membuat sejumlah data kembali. Siklus ini oleh john Burch disebut dengan siklus informasi (infomation cycle). Dalam siklus ini diseubt juga dengan siklus pengolahan data (data processing cycle).

C. Kualitas Informasi

Inforamasi harus memiliki beberapa karakterisitk sebagai beirkut:


  • 1. Akurat/Ketelitian



Informasi harus bebas dari kelsahan dan tidak menyesatkan bagi orang-orang yang menerimanya.


  • 2. Tepat pada waktunya



Informasi yang diterima tidak boleh terlambat, jika pengambilan keputusan terlambat, maka dapat berakibat faral bagi suatu organisasi atau instansi tersebut.


  • 3. Penyajian



Informasi yang sudah diproses dan yang akan disajikan harus mudah dimengerti dan dipahami oleh setiap pengguna dan cara penyajiannya pun tidak terlalu sulit untuk di pahami dan dimengerti.


  • 4. Kelengkapan



Informasi yang diberikan kepada pengguna nantinya harus tersaji secara lengkap sesuai dengan kebutuhan, misalkan tanggal berapa, oleh siapa, untuk siapa, dll.


  • 5. Sesuai dengan kebutuhan



Informasi yang diberikan kepada pengguna harus sesuai dengan kebutuhan penerima.


  • 6. Relevan



Informasi harus mempunyai manfaat bagi penerima, sehingga informasi dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.


  • 7. Ekonomis



Informasi yang dihasilkan mempunyai manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan.


  • 8. Efisien



Informasi yang dihasilkan tidak perlu banyak akan tetapi yang paling penting sedikit tapi bermanfaat.


  • 9. Dapat dipercaya



Informasi harus dapat dipercaya kebenarannya dan tidak mengada-ada.

Nilai informasi (value of Information) ditentukan dari dua hal, yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Suatu inforamasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebihefektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Pengukuran nilai informasi biasanya dihubungkan dengan analisis cost effectiveness atau cost benefit.

D. Informasi Digital


Digitalisasi informasi adalah proses mengubah berbagai informasi, kabar, atau berita dari fomat analog menjadi fotmat digital sehingga lebih mudah untuk diproduksi, disimpan, dikelola dan didistribusikan. Informasi yang digitalisasi dapat disajikan dalam bentuk teks, angka, audia, visual, yang berisi tentang ideologi, sosial, kesehatan dan bisnis.

Dengan adanya digitalisasi informasi, berbagai informasi digital mulai tersedia di berbagai sumber sehingga masyarakat lebih mudah untuk menjangkaunya. Berikut ini adalah bentuk-bentuk informasi digital.

Macam-Macam Digitalisasi Informasi 



  • 1. OPAC (Online Public Access Catalog)



OPAC adalah bentuk katalog yang diakses dalam jaringan internet di mana masyarkat bisa menemukan inforamasi bilografis mengenai koleksi katalog dalam bentuk analog maiupun koleksi katalog dalam bentuk digital yang menjadi koleksi dari perpustakaan.


  • 2. E-Journal (Elektronic Journal)



E-Journal adalah jurnal yang diterbitkan di dalam jaringan ionternet dalam format digital, baik versi digital dari jurnal yang sudah pernah diterbikan dalam bentuk analog maupun jurnal dalam bentuk digital yang dikhususkan untuk diterbitkan secara online.


  • 3. E-Book (Elektronic Book)



E-Book adalah buku yang diterbiktkan i dalam jaringan internet dalam format digital, yang berasal dari buku dengan fotmat analog yang dipindahkan menjadi format digital, maupun buku yang dikhususkan untuk diterbitkan dalam fotmat digital.


  • 4. E-Publications



E-Publications adalah sarana publikasi yang diproduksi dalam fomt digital seperti e-cliping (electronic cliping), e-bulletin (electronik bulletin), e-newsletter (electronic newsletter), e-proceeding (electronik proceeding).


  • 5. Online Database



Online database adalah data nyag berisi informasi dalam format digital berupa buku elektronik, artikel elektronik, majalah elektronik, laporan tahunan elektronik.


Sumber :

Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Edy Susena, M.Kom

Sistem Informasi: Pengertian, Definisi, Komponen, Peranan, Tingkat, Sistem Informasi Berbasis Komputer

Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi adalah kummpulan dari perangkat keras dan perangkat lunak komputer serta perangkat manusia yang akan mengolah data untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dalam sistem informasi data memegang peranan penting. Tanpa data sistem informasi tidak dapat berjalan dengan baik dan bahkan tidak akan berfungsi.

Menurut John F. Nash (1995) yang diterjemahkan oleh La Midjan dan Azhar Susanto, menyatakan bahwa Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jarngan komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.

Pengertian, Definisi, Komponen, Peranan, Tingkat, Sistem Informasi Berbasis Komputer


Menurut Henry Lucas (1988) yang diterjemahkan oleh Jugianto H.M. menyatakan bahwa sistem informasi adalah suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang diorganisasikan, bilamana dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian di dalam organisasi.

Menurut Tata Sutari (2005) Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasional organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertenu dengan laporan-laporan yang diperlukan

Definisi Sistem Informasi

Selain pengertian diatas sistem informasi dapat di Definisikan sebagai berikut:

  1. Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai sautu tujuan yaitu menyajikan informasi.
  2. Sekumpulam prosedur orgaisasi yang dpada saat melaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambilan keputusan dan atau untuk mengendalikan organisasi
  3. Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manjerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak liuar teretntu daengan laporan-laporan yang diperlukan.
  4. Sistem informasi dapat didefnisikan sebagai komponen-komponen seuah kelompok yang berpengaruh pada pembuatan pernyataan keputusan.

Komponen sistem informasi

Untuk mendukung lancarnya suatu sistem informasi dibutuhkan beberapa komponen yang fngsinya sangat vital di dalam sistem informasi secara rinci komponen-komponen sistem informasi menurut John Burch dan Gray Grudnitski mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen sebagai berikut ini:


  • 1. Input


Input adalah semua data yang dimasukan ke dalam sistem informasi.


  • 2. Proses


Adalah suatu proses prosedur nyag akan memanipulasi input yang kemudian akan disipan dalam bagioan basis data dan seterusnya akan diolah menjadi suatu output yang akan digunakan oleh penerima. Pada komponen proses ini terdiri dari:


  • a. Manusia


Manusia adalah pemakai dari sistem informasi komputer seingga harus mengerti bagaimana komputer etersebut dapat memenuhi kebutuhan.


  • b. Metode dan Prosedur


Metode adalah teknik pengolahan data yang diterapkan pada sistem informasi, sedangkan prosedur menggambarkan bagaimana masusia sebagai pemakai sistem membuat keputusan.


  • c. Peralatan komputer


Komponen pendukung sistem informasi yang termasuk peralatan komputer adalah : monitor, printer, disket dan program komputer .


  • d. Penyimpanan Data


Penyimpanan data berfungsi untuk pemakaian di masa yang akan datang atau pencarian kembali. Media penyimpanan ini dapat berupa disket, hardisk, dokumen atau bentuk lainnya.


  • 3. Output


Output adalah semua keluaran atau hasil dari model yang sudah diolah menjadi suatu omfor,asi yang berguna dan dapat dipakai penerima. Komponen ini dapat berupa laporan-laporan yang dibutuhkan oleh pemakai sistem untuk memantau keberhasilan suatu organisasi.


  • 4. Teknologi


Tekonologi adalah bagian yang verfungsi untuk memasukan input, mengolah input dan menghasilakan keluaran. Ada 3 bagian teknologi ini yaitu : perangkat keras, perangkat lunak dan perangkat manusia.


  • 5. Basis data


Basis data adalah sekumpulan data-data yang saling berhubungan satu dengan yang lain yang disimpan dalam perangkat keras komputer dan akan diolah menggunakan perangkat lunak.


  • 6. Kendali


Kendali adalah semua tindakan yang diambil untuk menjaga sistem informasi tersebut agar dapat berjalan dengan lancar dan tidak mengalami gangguan.

Peranan Sistem Informasi

Sistem informasi memiliki tiga peran vital dalam suatu bisnis, yaitu:


  • 1. Mendukung Operasi Bisnis



Sistem inforamsi untuk mencatat kegiatan transaksi bisnis, menyediakan informasi bagi pihak manajemen dalam operasi bisnsi yang digunakan sehari-hari.


  • 2. Mendukung dalam pengambilan keputusan manajerial



Sistem informasi dapat mengkombinasikan informasi untuk membantu proses bisnis menjadi lebih baik.


  • 3. Meraih keuntungan strategik



Sistem informasi didesain untuk suatu tujuan yang strategis yang akan membantu perusahaan/organisasi dalam meraih keuntungan pasar (market) yang kompetitif.

Tingkat Sistem informasi


Berikut ini merupakan tingkatan dari sistem informasi, yaitu sebagai berikut:

  1. Database information System.
  2. Transactional Information System.
  3. Management Information System.
  4. Decision Support System.
  5. Executive Information System.


Tiap tingkatan pemrosesan informasi dapatmenggunakan data yang dihasilkan tingkatan dibawahnya atau menambahkan data baru, tetapi tidak dapat menggunakan data diatasnya. Roles of Information Systems dapat di gambarkan sebagai berikut ini:

Sistem Informasi Berbasis Komputer


Sistem informasi berbasis komputer atau Computer Base Information System (CBIS) adalah suatu sistem pengolhan data menjadi informasi yang berualitas dan digunakan sebagai alat bantu dalam mengambil keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analis.

Secara teori, penerapan sistem informasi memang tidak harus menggunakan komputer. Akan tetapi pada prakteknya sistem informasi tersebut tidak akan dapat berjalan dengan baik tanpa adanya komputer. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi, dan basis komputer.

Seiring dengan perkembangan zaman, sisstem informasi berbasis komputer terus mengalami evolusi. Usaha penerapan komputer dalam bidang bisnis terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi, informasi dan telekomunikasi.

Adapun tahapan perkembangan tersebut adalah sebagai berikut ini:


  • 1. Fokus awal pada data (EDP)



Didukung dengan munculnya punched card dan keydriven bookkeeping machines dan perusahaan umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajernya.


  • 2. Fokus baru pada informasi (MIS)



Seiring dengan diperkenalkannya generasi baru alat penghitung yang memungkinkan untuk bisa melakukan pemrosesan lebih banyak, hal tersebut dioreientasikan untuk konsep penggunaan komputer sebagai informasi manajemen (SIM).


  • 3. Fokus revisi pada pengambilan Keputusan (DSS)



DSS adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu dan harus dipecahkan serta diambil keputusannya oleh manajer.


  • 4. Fokus sekarang pada komunikasi (OA)



OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat diantara manajer dan pekerja kantor melalui pengguaan alat-alat elektronik. Oa telah berkembang dalam berbagai bentuk aplikasi seperti konferensi jarak jauh (teleconference), voice mail, email, electronic calendaring, facsimile transmission, dan dekstop publishing.


  • 5. Fokus potensial pada konsultasi (AI/ES)



Ide dasar AI adalah komputer dapat diprogram utuk melaksanakan sebagai penalaran yang logis sama halnya seperti manusia. Sistem pakar adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu bidang. Sedangkan sistem yang menggambarkan segala macam sistem yang menerapkan kecerdasan buatan untuk pemecahan masalah dinamakan dengan sistem berbasis pengetahuan (knowledge bases sistmes)

Dalam beberapa hal, tiap subsistem CBIS layaknya seperti organisme hidup yakni, lahir, tumbuh, matang, berfungsi dan mati. Proses evolusi tersebut dinamakan siklus hidup sistem (SLC).
Tahap-tahap dari siklus hidup sistem meliputi:

  1. Perencaaan,
  2. Analisis,
  3. Rancangan ,
  4. Penerapan, dan
  5. Penggunaan.



Sumber:

Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Edy Susena, M.Kom.

Dasar Sistem Informasi : Sistem, Karakteristik Sistem, Elemen Sistem, Sistem Digital

A. Sistem


Sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu (Andri Kirstanto, 2007).

Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi untuk mencapai tujuan tertentu (Tata Sutabri, 2005).

Sistem, Karakteristik Sistem, Elemen Sistem, Sistem Digital


Pendekatan sistem yang menekankan pada prosedurnya, mendefinisikan sistem sebagai berikut:

Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumoul, bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu”. (Jogiyanto HM, Akt, MBA, Pk.D 1995).

Pendekatan sistem adalah jaringan kerja dari prosedur lebih menekankan urutan operasi di dalam sistem. Prosedur di definisikan oleh Richard F.Neuschel sebagai berikut:

Prosedur adalah urutan-urutan operasi klerikal (tulis menulis), biasanya melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih departemen, yang diterapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi – transaksi bisnis yang terjadi”.

Definisi Sistem Secara Umum


Berdasarkan definisi di atas dapat di tarik sebuah kesimpulan bahwa, definisi sistem secara umum adalah sebagai berikut ini:

  1. Kumpulan dari bagian-bagian yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama.
  2. Sekumpulan dari objek dapat dilihat sebagai satu kesatuan yang dirancang untuk mencapai satu tujuan.


Karakteristik Sistem


Sebuah sistem memiliki karakteristik atau sifat-sifat tertentu (Jogiyanto, 1995) yaitu sebagai berikut ini:


  • 1. Komponen Sistem



Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen sistem dapat berupa subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Betapa kecilnya sistem pasti mengandung komponen atau subsistem.


  • 2. Batasan Sistem



Batasan sistem adalah daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkansuatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batasan ini menunjukan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.


  • 3. Lingkungan Luar Sistem



Lingkungan luar sistem adalah apapun yang diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan juga dapat bersifat merugikan sistem tersebut.


  • 4. Penghubung Sistem



Penghubung sistem adalah penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya.


  • 5. Masukan Sistem



Masukan sistem adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem. Masukan ini dapat berupa perawatan (maintenance input) dan masukkan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukan agar sistem tersebut beroperasi, Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.


  • 6. Pengolah Sistem



Suatu sistem dapat mempiunyai satu bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukkan berupa data-data dan aturan-aturan tertentu menjadi keluaran berupa laporan.


  • 7. Keluarna Sistem



Keluaran sistem adalah hasil dari data yang dioleh dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran tersebut dapat merupakan masukkan untuk subsistem yang lainnya.


  • 8. Sasaran Sistem



Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukkan yang dibutuhkan dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dapat dikatakan berhasil apabila mengenai sasaran atau tujuannya.
Sistem yang baik harus mempunyai tujuan dan sasaran yang jelas dan tepat karena hal ini akan sangat menentukan dalam mendefinisikan masukkan yang dibutuhkan.

Elemen Sistem


Elemen-elemen yang terdapat dalam sistem meliputi sebagai berikut ini:


  • 1. Tujuan Sistem



Tujuan sistem adalah tujuan sistem dikembangkan, dapat berutpa tujuan organisasi, kebutuhan organisasi, permasalhan yang ada dalam organisasi dan lainnya.


  • 2. Batasan Sistem



Batasan sistem adalah batasan yang berupa ruang lingkup permasalahan, peraturan-peraturan, biaya yang dikeluarkan, orang-orang yang ada, fasilitas, sarana dan prasarana maupun batasan yang lainnya.


  • 3. Kontrol Sistem



Kontrol sistem adalah pengawasan terhadap pelaksanaan pencapaian tujuan dari sistem. Kontrol sistem dapat berupa control terhadap masukkan data, keluaran data, pengolahan data, umpan balik dan sebagainya.


  • 4. Input



Input adalah elemen dari sistem yang bertugas untuk menerima seluruh masukan data nyag dapat berupa jenis data, frekuensi, pemasukan data dan sebagainya.


  • 5. Proses



Proses adalah eelemn yang bertugas untuk mengolah atau memproses seluruh masukan data menjadi suatu informasi yang lebih bermanfaat.


  • 6. Output



Output adalah hasil dari input yang sudah diproses oleh bagian pengolah dan merupakan tujuan akhir dari sistem. Output ini dapat berupa laporan data, grafik dan sebagainya.


  • 7. Feedback/Umpan balik



Umpan balik adalah elemen sistem yang bertugas mengevaluasi bagian dari output yang dikeluarkan. Elemen ini sangat penting demi kemajuan dari sebuah sistem. Umpan balik ini dapat berupa perbaikan sistem, pemeliharaan dan sebagainya.

Sistem Digital


Sistem digital sudah menjadi sedemikan luas di semua bidanggg kehidupan, mulai dari bidang komputer,piranti otomatis, robot, ilmu dan teknologi kedokteran bahkan sampai kepada transportasi, hiburan, penjelajah ruang angkasa dan masih banyak lagi.

Kelebihan sistem digital


Kelebihan sistem digital antara lain sebagai berikut ini:

  1. Sistem digital secara umum lebih mudah dirancang
  2. Penyimpanan inforamsi lebih mudah
  3. Ketelitian lebih besar
  4. Operasi dapat diprogram
  5. Untai digital lebih kebal terhadap derau (noise)
  6. Lebih banyak untai digital dapat dikemas dalam kepingan /C



Sumber:

Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Edy Susena, M.Kom.