Ciri-Ciri Algoritma, Syarat Algoritma yang Baik, Pentingnya Algoritma, Tahapan Pembuatan Algoritma dan Kriteria Penulisan dan Pembuatan Algoritma

Ciri-Ciri Algoritma, Syarat Algoritma yang Baik, Pentingnya Algoritma, Tahapan Pembuatan Algoritma dan Kriteria Penulisan dan Pembuatan Algoritma - Sebelumnya kita udah mengetahui apa itu algoritma? algoritma adalah uatu langkah-langkah yang logis untuk suatu penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis yang bertujuan menghasilkan solusi yang tepat, Baca Selengkapnya di Algoritma : Pengertian, Sejarah, Contoh Dalam Kehidupan Sehari-hari, Algoritma Pemrograman. Selanjutnya kita akan membahas tentang Ciri-Ciri Algoritma, Syarat Algoritma yang Baik, Pentingnya Algoritma, Tahapan Pembuatan Algoritma dan Kriteria Penulisan dan Pembuatan Algoritma.

Ciri-Ciri Algoritma, Syarat Algoritma yang Baik, Pentingnya Algoritma, Tahapan Pembuatan Algoritma dan Kriteria Penulisan dan Pembuatan Algoritma


Ciri-Ciri Algoritma


Ciri yang Harus dimiliki Algoritma, algoritma harus mempunyai lima ciri penting, yaitu sebagai berikut:

  1. Setiap langkah harus didefenisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (ambigu).
  2. Algoritma haruslah dapat berhenti sesudah mengerjakan sejumlah langkah-langkah yang diprogramkan. Suatu program yang tidak pernah melakukan proses berhenti merupakan program yang berisi algoritma yang salah.
  3. Algoritma memiliki nol atau lebih masukan (input). inputan merupakan besaran yang diberikan kepada algoritma, sebelum algoritma mulai dijalankan.
  4. Algoritma haruslah efektif. Setiap langkah dalam program haruslah sederhana, sehingga bisa dikerjakan dalam sejumlah waktu yang tepat. Algoritma merupakan jantung dari ilmu komputer atau informatika. Banyak cabang dari ilmu komputer yang direferensikan dalam terminologi algoritma. Tetapi, jangan beranggapan bahwa algoritma selalu identik dengan ilmu komputer saja, dalam kegiatan kehidupan sehari-haripun sudah banyak proses yang digambarkan dalam suatu algoritma.
  5. Algoritma mempunyai nol atau lebih keluaran (output). Keluaran ialah besaran yang memiliki hubungan dengan masukan.


Syarat-Syarat Algoritma yang Baik


Menurut Donald E. Kruth syarat algoritma yang baik ada 5 yaitu, sebagai berikut:


  • 1. Defineteness (Pasti dan Jelas)



Setiap langkah algoritma harus didefinisikan dengan tepat dan jelas, Sehingga tidak menimbulkan makna ganda (ambiguos).

Contoh pernyataan tidak tepat : Lakukan langkah di bawah ini beberapa kali.

Pernyataan tersebut membingungkan karena tidak ada yang membatasi berapa banyak perintah itu harus dilakukan.

Contoh pernyataan yang Lebih tepat : Lakukan langkah di bawah ini sebanyak 10 kali.


  • 2. Finiteness (terbatas)



Algoritma yang baik itu harus ada akhir atau berhenti setelah selesai menjalankan instruksi.

Misalnya saat kita sedang berkendara motor dan telah sampai tujuan maka kita harus berhenti jangan jalan terus.


  • 3. Output (keluaran)



Algoritma yang baik adalah algoritma yang menghasilkan keluaran yang merupakan hasil dari pengolahan data masukan. Misalnya setelah kita memasukan nilai alas dan tinggi maka kita bisa mendapat output berupa luas segitiga.


  • 4. Effectiveness (Efektif, efisien dan hemat waktu)



Algoritma yang baik adalah algoritma yang mempunyai langkah - langkah yang efektif yaitu algoritma yang paling sederhana , sehingga dapat di kerjakan dalam waktu yang cukup wajar.

Misalkan kita ingin pergi mengantar anak ke sekolah dan ingin pergi ke pasar. Maka kita bisa mengantar anak dulu lalu langsung pergi ke pasar.


  • 5. Input (Masukan)



Algoritma yang baik harus memiliki masukan data untuk diolah/diproses.

Masukan data adalah besaran atau nilai yang diberikan kepada algoritma. Masukan biasanya di awal penulisan.

Sebagai contoh Untuk menghitung luas segitiga kita membutuhkan masukan berupa nilai alas, nilai tinggi, sehingga luas dapat dihitung.

Pentingnya Algoritma Dalam Pemrograman


Dalam pembuatan sebuah program ada beberapa factor yang harus di pertimbangkan dan kebenaran logika. Sintaksis dapat di artikan sebagai tata bahasa yang di pergunakan dalam program. Semantic merupakan maksud yang terkandung pada setiap pernyataan di dalam sebuah program. Sementara kebenaran logika berhubungan dengan benar tidaknya urutan pernyataan serta prosedur yang ada di dalam program, atau yang biasa di sebut dengan algoritma.

Dalam matematika dan komputasi, algoritma merupakan kumoulan perintah, yang saling berkaitan untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat di terjemahkan secara bertahap pada setiap tahap dari awal hingga akhir. Dalam penyusunannya d perlukan suatu logika agar algoritma yang di hasilkan sesuai dengan yang di harapkan.

Algoritma yaitu bagian yang terpenting dan bagian yang tidak bisa di pisahkan dari sebuah pemrograman. Walaupun semantic dan sintaks yang sudah di buat itu sudah benar adanya, tetapi dengan terjadinya algoritma yang salah, permasalahan yang akan di pecahkan dengan teknik pemrograman tidak bisa behasil. Oleh karena itu untuk membuat program aplikasi hal pertama yang harus Anda pahami adalah algoritma atau pemecahannya. Hal ini bertujuan supaya program yang talah Anda buat dapat sesuai dengan yang di harapkan

Berarti, bisa disumpulkan bahwa dalam pembuatan sebuah program pentingnya untuk membuat Algoritma.

Tahapan Dalam Pembuatan Algoritma


Berikut ini adalah Tahapan Dalam Pembuatan Algoritma, yaitu sebagai berikut ini:


1. Definisi masalah

  • Tentukan apa yang menjadi permasalahan.
  • Tentukan data input yang dipergunakan dan diperlukan.
  • Tentukan output yang akan diinginkan.

2. Buatlah bagan dan struktur cara untuk penyelesaiannya

  • Buatlah bagan secara global.
  • Deskripsikan tugas dari masing-masing subprogram.

3. Pilih Metode Untuk Penyelesaian

  • Pilih struktur data dan Algoritma yang terbaik.

4. Pengkodean

  • Pilih bahasa pemrograman yang sesuai untuk program.
  • Menterjemahkan algoritma ke dalam bahasa pemrograman.

5. Mencari Kesalahan Program

  • Kesalahan sintaks (Kesalahan penulisan dari program).
  • Kesalahan Pelaksaaan : Logika, Semantik dan Ketelitian.

6. Uji dan Verifikasi Program tersebut

  • Lakukanlah uji dan verifikasi program yang telah Anda buat tersebut.

7. Dokumentasikan Program tersebut


  • Program tersebut Anda Dokumentasikan.

8. Pemiliharaan Program

  • Memperbaiki kekurangan yang nantinya ditemukan (Bug).
  • Memodifikasi program, karena perubahan spesifikasi.

Kriteria Penulisan Algoritma


Berikut ini adalah Lima kriteria penulisan algoritma yang harus anda pahami, yaitu:


  1. Tepat, benar, sederhana, standard an efektif.
  2. Logis, terstruktur dan sistematis.
  3. Semua operasi terdefinisi.
  4. Semua proses harus berakhir setelah sejumlah langkah di lakukan.
  5. Di tulis dengan bahasa yang standar dengan format peprograman agar mudah di implementasikan dan tidak menimbulkan arti ganda.


Kriteria Pembuatan Program Yang Baik


Berikut ini adalah Tiga Kriteria dalam Pembuatan Program yang Baik yang harus anda mengerti, yaitu:

  1. Tujuan dari program tersebut.
  2. Sasaran atau pasar dari program tersebut.
  3. Apapun yang terlibat dalam proses penyelesaian dari program tersebut.


Apakah Penulisan Algoritma Harus Urut?


Jawabannya Iya, karena kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma,serta jika ada satu yang dilewat , maka proses tidak akan berjalan dengan baik.


Macam-Macam Pengenalan Algoritma Pemrograman

Pengenalan Algoritman Pemrograman


Macam-Macam Pengenalan Algoritma Pemrograman - Kata pemograman merupakan kata yang berasal dari kata program yang memiliki arti suatu rangkaian instruksi yang ditulis yang bertujuan untuk melakukan suatu fungsi spesifik pada suatu komputer, sedangkan untuk pemograman merupakan segala suatu kegiatan untuk pembuatan program yang menggunakan komputer. Dalam pemrograman sangatlah penting untuk mempelajari pengenalan algoritma pemrograman.


Macam-Macam Pengenalan Algoritma Pemrograman



Bahasa Pemrograman merupakan notasi yang dipergunakan dalam mendeskripsikan proses komputasi dalam format yang bisa dibaca oleh komputer dan juga manusia. Pengenalan Algoritma pemrograman ini merupakan proses komputasi yang pada umumnya didefinisikan secara formal yaitu menggunakan konsep matematika dari Mesin Turing (suatu model komputasi teoritis yang sudah ditemukan oleh Alan Turing). Sebenarnya untuk bahasa pemrograman, dirancang sebagai media untuk memfasilitasi hubungan komunikasi antara manusia dengan komputer/ perangkat

Macam-Macam Pengenalan Algoritma Pemrograman:


REALISASI ALGORITMA


Realisasi suatu algoritma dalam bahasa pemrograman biasa disebut dengan program. Sedangkan pemrograman merupakan kegiatan mengkonversi algoritma ke dalam bahasa pemrograman. Dalam bahasa pemrograman atau bahasa komputer merupakan suatu teknik komunikasi standar supaya dapat memerintah komputer. Bahasa pemrograman merupakan suatu set aturan sintaks dan semantik yang digunakan untuk dapat mendefinisikan program komputer. Suatu bahasa yang memungkinkan bagi seorang programmer secara persis menentukan data yang manakah yang natninya akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini nantinya bisa dapat disimpan/diteruskan dan langkah apakah secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

NOTASI ALGORITMA


Notasi algoritma merupakan sesuatu hal yang paling mendasar yang harus dimengerti oleh semua orang yang ingin membuat suatu pogram, karena dalam notasi algoritma inilah yang nantinya terdapat instruksi atau langkah-langkah suatu program. Notasi algoritma bukanlah notasi bahasa pemrograman, oleh karena itu program dalam notasi algoritma tidak bisa untuk dijalankan oleh komputer. Sehubungan notasi algoritma bukan notasi bahasa pemrograman, sehingga siapapun dapat membuat notasi algoritma yang berbeda dari yang lainnya. Salah satu ciri notasi algoritma yang baik yaitu dapat diterjemahkan/ diartikan ke dalam berbagai bahasa pemrograman. Hal yang penting berkaitan notasi tersebut adalah mudah dibaca dan mudah dimengerti.

3 Notasi Algoritma dalam penulisan Algoritman, sebagai berikut:


1. Notasi Alami


Notasi Alami Penulisan algoritma dengan notasi alami adalah dengan cara menuliskan instruksi- instuksi yang harus dilaksanakan untuk memecahkan masalah dalam bentuk untaian kalimat deskriptif. Dengan notasi bergaya kalimat ini, deskripsi setiap langkah dijelaskan dengan bahasa yang gamblang. Proses diawali dengan kata kerja seperti ‘baca’, ‘hitung’, ‘bagi’, ‘ganti’, dan sebagainya, sedangkan pernyataan kondisional dinyatakan dengan ‘jika…maka…’. Notasi ini sangatlah bagus untuk algoritma yang pendek, akan tetapi untuk masalah yang algoritmanya sangatlah besar, notasi ini jelas tidak efisien untuk digunakan. Selain itu, pengkonversian notasi algoritma ke notasi bahasa pemrograman cenderung relative rumit.
Contoh:
• Algoritma_Menghitung_Luas_Persegi_Panjang.
Langkah 1: Baca nilai panjang.
Langkah 2: Baca nilai lebar.
Langkah 3: Kalikan nilai panjang dengan nilai lebar dan berikan nilainya ke hasil. Langkah 4: Tampilkan nilai hasil.

2. Flowchart/ Diagram Alur


Flowchart/ Diagram Alir Flowchart merupakan suatu gambaran penjalanan program dari algoritma-algoritma dalam suatu program dalam bentuk diagram alur, yang untuk menyatakan arah alur program tersebut. Diagram alur lebih menggambarkan suatu aliran instruksi di dalam program secara visual, dibandingkan untuk memperlihatkan struktur dalam program. Notasi untuk menggambarkan flowchart/ diagram alur lebih cocok dipergunakan untuk permasalahan kecil, untuk permasalahan besar tidaklah cocok dipergunakan, karena membutuhkan berlembar halaman kertas. Selain itu, untuk pengkonversian notasi algoritma ke bahasa pemrograman cenderung relatif rumit.


Berikut ini merupakan beberapa simbol dan fungsi yang digunakan dalam menggambar suatu flowchart :

simbol dalam flowchart dan fungsinya





3. Pseudocode


Pseudo-code adalah notasi yang menyerupai notasi bahasa pemrograman tingkat tinggi, khususnya Pascal dan C. Untuk bahasa pemrograman umumnya memiliki berbagai macam notasi yang hampir mirip untuk beberapa instruksi seperti penggunaan notasi if-then-else, repeat-until, read, while-do, write dan lain sebagainya. Tetapi tidak seperti bahasa pemrograman yang direpotkan dengan tanda titik koma, indeks, format keluaran, kata-kata khusus, dan sebagainya, sembarang versi Pseudocode dapat diterima asalkan perintahnya tidak membingungkan pembaca. Keuntungan menggunakan notasi Pseudocode adalah kemudahan mentranslasi ke notasi bahasa pemrograman, karena terdapat korespodensi antara setiap Pseudocode dengan notasi bahasa pemrograman. Sehingga Pseudocode cocok untuk algoritma yang rumit.

Contoh notasi pseudocode adalah sebagai berikut:

Mulai Selesai
Baca nilai panjang
Baca nilai lebar
Hasil=panjang * lebar
Tampilkan nilai Hasil
Algoritma_Menghitung_Luas_Persegi_Panjang

DEKLARASI

Panjang : tipe datanya integer
Lebar : tipe datanya integer
Luas : tipe datanya integer
DESKRIPSINYA

read (Panjang) read (Lebar) Luas Panjang * Lebar write (Luas) ini merupakan aturan penulisan algoritma dalam notasi pseudocode.

Teks Algoritma


Teks algoritma adalah sebuah penjelasan atau deskripsi penjelas tentang langkah-langkah dari penyelesaian masalah yang tersusun secara sistematis. Langkah-langkah tersebut tidak memiliki standar yang baku seperti pada bahasa pemrograman tetapi langkah-langkah tersebut mudah di mengerti oleh si pembacanya. Supaya teks algoritma tersebut yang sudah dibuat mudah untuk di translasikan ke bahasa pemrograman tentu sebaiknya langkah-langkah dari teks algoritma yang sudah dibuat berkoresponden dengan perintah-perintah bahasa pemrograman. Teks algoritma disusun atas tiga bagian atau blok yaitu; bagian judul agoritma (header), bagian deklarasi, dan bagian deskripsi. Setiap dari bagian dapat diberi komentar yang biasanya dituliskan dengan menggunakan kurung kurawal ( { ) .

a. Judul Algoritma


Judul algoritma adalah bagian dari teks algoritma yang terdiri dari nama algoritma dan juga penjelasan yang ringkas tentang algoritma tersebut. Penggunaan nama algoritma sebaiknya singkat, tetapi cukup menggambarkan apa yang akan dilakukan oleh algoritma tersebut nantinya. Di bawah penamaan algoritma disertai juga dengan penjelasan singkat atau tentang apa yang akan dilakukan oleh algoritma. Penjelasan di bawah ini tentang nama algoritma ang sering disebut juga spesifikasi algoritma. Algoritma harus ditulis sesuai dengan spesifikasi yang didefinisikan.

Contoh :
Program Luas_Kubus ← {Judul Algoritma}
{ Menghitung luas kubus untuk ukuran sisi yang dibaca dari piranti masukan lalu
mencetak hasilnya kepiranti keluaran} ← {Spesifikasi Algoritma}

b. Deklarasi


pengertian Deklarasi atau sering juga disebut Kamus, deklarasi merupakan bagian dari teks algoritma sebagai tempat untuk mendefinisikan semua nama yang dipakai di dalam suatu algoritma. Penggunaan Nama tersebut bisa berupa nama type, nama konstanta, nama fungsi, nama variabel dan nama prosedur. Semua nama tersebut diatas barulah dapat diperguanakan di dalam algoritma jika seandainya sudah didefinisikan terlebih dahulu didalam kamus. Penulisan sekumpulan nama dalam kamus sebaiknya dikelompokan menurut jenis nama tersebut. Nama variabel belum terdefinisi nilainya ketika didefinisikan. Pendefinisian dar nama konstanta sekaligus memberikan sebuah harga konstanta tersebut, pendefinisian nama fungsi dikerjakan sekaligus dengan range atau domain serta spesifikasinya. Pendefinisian dari suatu nama prosedur sekaligus dengan pendefinisian suatu parameternya (jika seandainya ada) dan juga spesifikasi prosedur (kondisi awal atau Initial State, Kondisi akhir atau Final State dan proses yang akan dilakukan).

c. Deskripsi


Deskripsi atau sering disebut juga algoritma. Deskripsi adalah bagian inti dari suatu algoritma yang berisi instruksi atau pemanggilan aksi yang telah didefinisikan. Komponen-komponen pada teks algoritma dalam pemrograman yaitu:
1. instruksi dasar seperti input/output, assignment ,
2. sequence (runtutan),
3. analisa kasus,
4. perulangan.

Untuk setiap langkah dari algoritma dibaca dari langkah yang paling atas hingga langkah yang paling bawah. Urutan penulisan menentukan urutan pelaksanaan perintah.

STRUKTUR DASAR ALGORITMA


Sebuah algoritma bisa dibuat dari tiga struktur dasar algoritma, yang membentuk suatu konstruksi algoritma. Struktur-struktur dasar algoritma sebagai berikut:

a. Runtunan (sequence)


Pada struktur sekuensial instruksi dikerjakan secara berurutan baris perbaris mulai dari baris pertama hingga baris terakhir, tanpa ada loncatan atau perulangan. Pada struktur sequence ini setiap instruksi dijalankan satu per satu.

b. Pemilihan (selection)


Struktur seleksi adalah instruksi yang dipakai untuk memilih satu aksi dari beberapa kemungkinan aksi berdasarkan suatu syarat.

c. Pengulangan (repetition)


Struktur perulangan merupakan instruksi yang dapat mengulang sederetan instruksi secara berulang-ulang/ repeat sesuai persyaratan yang sudah ditetapkan. Struktur instruksi perulangan pada dasarnya terdiri atas :

• Memiliki kondisi perulangan, yaitu suatu kondisi yang harus dipenuhi supaya perulangan bisa terjadi.

• Badan atau body perulangan, yaitu suatu deretan instruksi yang akan diulang-ulang pelaksanaannya.

• Pencacah (counter) perulangan, yaitu suatu variabel yang nilainya harus berubah agar perulangan dapat terjadi dan pada akhirnya membatasi jumlah perulangan yang dapatdilaksanakan.












Algoritma : Pengertian, Sejarah, Contoh Dalam Kehidupan Sehari-hari, Algoritma Pemrograman

Pengertian Algoirtma, Sejarah Algoritma, Contoh Algoritma dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Algoritma Pemrograman - Pengertian algoritma adalah suatu langkah-langkah yang logis untuk suatu penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis yang bertujuan menghasilkan solusi yang tepat. Awalnya suatu algoritma dipergunakan hanya untuk penghitungan dalam ilmu matematika saja, akan tetapi dalam perkembangannya, kata algoritma justru semakin banyak dipakai pada bidang pemrograman komputer.

Sejarah dan Pengertian Algoritma Pemrograman



Sejarah Algoritma


Istilah algoritma dalam bahasa Indonesia diambil dari Bahasa lnggris yaitu “algorithm” yang secara etimologi berasal dari bahasa Arab “algorism” yang mempunyai arti proses menghitung dengan angka Arab. Seorang yang disebut algorist merupakan seorang yang menghitung menggunakan angka-angka Arab.

Dalam hal bidang pemrograman, algoritma bisa didefinisikan sebagai suatu urutan langkah-langkah penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis dan mempunyai tujuan untuk menghasilkan solusi yang tepat.

Sejarah awal Algoritma yaitu para ahli sejarah matematika mempunyai keyakinan bahwa kata algorism itu berasal dari seorang nama penulis buku dan dia juga ahli dalam bidang matematika dan dia berkebangsaan Arab yang terkenal yaitu Abu Ja’far Muhammad lbnu Musa Al-Khuwarizmi, dia lahir pada tahun 780 di Khwārizm dan wafat pada tahun 840 di Baghdad.

Orang barat melafalkan Al-Khuwarizmi dengan algorism. Mungkin karena Al-Khuwarizmi seorang algorist yang sangatlah pintar dan ahli dalam bidang matematika, kemudian untuk selanjutnya dikenal dengan sebutan algorism yaitu sebagai definisi untuk langkah penyelesaian suatu masalah yang menghasilkan solusi.

Profil Singkat Al-Khuwarizmi lahir di Khwarizm (kheva)


Al-Khuwarizmi lahir di Khwarizm (kheva), kota yang terletak di selatan Sungai Oxus (sekarang Uzbekistan). Ketika masih kecil, ia pindah bersama orangtuanya ke selatan kota Baghdad (Irak).
Salah satu buku Al-Khuwarizmi yang terkenal adalah Kitab Al Jabar Wal-Muqabala yang berarti “Buku pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction).

Dari judul buku itu jugalah didapat kata “Aljabar” yang sekarang menjadi salah satu cabang ilmu matematika.
Sebuah sumber lain menuliskan algoritma adalah suatu metode khusus yang tepat dan terdiri dari serangkaian langkah yang terstruktur dan ditulis secara matematis, yang akan dikerjakan untuk menyelesaikan suatu masalah dengan bantuan komputer.

Seperti halnya sebuah bangunan yang kuat memiliki struktur rangka yang baik. Demikian juga pada program atau aplikasi yang baik juga harus disusun oleh struktur pemrograman yang baik. Teknik penyusunan struktur program disebut dengan algoritma.


Pengertian Algoritma



Menurut dari Rinaldi Munir pengertian algoritma merupakan suatu urutan langkah-langkah yang logis untuk menyelesaikan masalah yang disusun secara sistematis. Menurut KBBI Algoritma merupakan suatu urutan yang logis pengambilan keputusan untuk pemecahan suatu masalah yang terjadi. Jadi, Bisa Kita simpulkan bahwa berdasarkan pengertian - pengertian algoritma di atas, dapat disimpulkan bahwa algoritma merupakan suatu istilah yang sangat luas, dan masih banyak lagi pengertian – pengertian dari algoritma. Algoritma tidak hanya berkaitan dengan dunia komputer atau pemrograman, akan tetapi algoritma juga bisa berlaku dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Algoritma Dalam Kehidupan Sehari-Hari


Contoh – contoh yang sederhana mengenai algoritma yang terdapat pada kehidupan sehari-hari, misalnya:

1. Membuat mie instant

Prosesnya adalah sebagai berikut ini :

  • Memanaskan air, sampai air mendidih.
  • Membuka pembungkus mie instant.
  • Memasukkan mie ke dalam air mendidih.
  • Taruh bumbu di piring.
  • Angkat mie jika sudah masak.
  • Campurkan mie dengan bumbu yang sudah ada di piring.
  • Mie siap disajikan.


2. Cara Menelepon dengan Ponsel

Prosesnya adalah sebagai berikut ini:

  • Angkat telepon.
  • Tekan nomor teleponnya yang dituju.
  • Jika diangkat maka segeralah mulai berbicara, jika sudah selesai tutup teleponnya.
  • Jika tidak dijawab, maka tutup teleponnya.


Selain dari kedua contoh diatas tadi tentang algoritma dalam kehidupan sehari – hari, yang masih banyak lagi contoh – contoh sederhana mengenai algoritma yang dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari – hari. Setiap diri dari manusia selalu mempunyai pola pikir yang berbeda antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya, oleh sebab itu dalam memecahkan suatu masalah ataupun juga algoritma dengan hasil yang berbeda. Algortma itu dapat dikatakan benar atau baik apabila dapat menyelesaikan suatu masalah.

Algoritma Pemrograman


Kata pemograman merupakan kata yang berasal dari kata program yang memiliki arti suatu rangkaian instruksi yang ditulis yang bertujuan untuk melakukan suatu fungsi spesifik pada suatu komputer, sedangkan untuk pemograman merupakan segala suatu kegiatan untuk pembuatan program yang menggunakan komputer. Komputer sangatlah membutuhkan keberadaan program supaya bisa menjalankan fungsinya sebagai komputer. Selain itu terdapat istilah untuk bahasa Pemrograman, yang berarti bahasa yang dipergunakan dalam pembuatan suatu program komputer. Oleh karena itu berdasarkan pengertian algoritma dan pemograman, maka bisa disimpulkan bahwa program yaitu merupakan hasil dari penerapan-penerapan dari suatu algoritma.

Bahasa Pemrograman merupakan notasi yang dipergunakan dalam mendeskripsikan proses komputasi dalam format yang bisa dibaca oleh komputer dan juga manusia. Proses komputasi yang pada umumnya didefinisikan secara formal yaitu menggunakan konsep matematika dari Mesin Turing (suatu model komputasi teoritis yang sudah ditemukan oleh Alan Turing). Sebenarnya untuk bahasa pemrograman, dirancang sebagai media untuk memfasilitasi hubungan komunikasi antara manusia dengan komputer/ perangkat.

Suatu bahasa pemrograman dapat disebut sebagai Turing Complete, jika seandainya bisa dipergunakan untuk mendeskripsikan dari semua komputasi yang bisa dikerjakan oleh Mesin Turing, yaitu memiliki beberapa variable integer dan operator aritmatik, pernyataan sekuensial, pernyataan penugasan dan pernyataan iterasi pernyataan seleksi yang didefinisikan secara formal menggunakan konsep matematika dari Mesin Turing.