Manajemen Strategis Internasional

Daftar Isi Konten [Tampil]

Pengertian Manajemen Strategis Internasional


Manajemen Strategis Internasional Adalah suatu proses perencanaan yang bersifat komprehensif dan akan terus berlangsung yang memiliki tujuan untuk merumuskan dan menerapkan strategi yang membuat perusahaan tetap mampu bersaing secara efektif di dunia internasional atau di dunia. Proses pengembangan strategi internasional sering disebut perencanaan strategis.

Dalam hal Perencanaan strategis biasanaya memang menjadi tanggung jawab eksekutif tingkat atas di kantor pusat perusahaan dan manajer senior di cabang operasional perusahaan demestik dan luar negeri. Contohnya pertama-tama mengumpulkan data demografis dan ekonomis yang akan dibutuhkan oleh para pengambil keputusan, dan kemudian data tersebut itu akan digunaka untuk memilih lokasi yang akan di targetkan.

Manajemen Strategi Internasional


Sumber Daya Dari Bisnis Internasional


Bisnis internasional mempunyai kemampuan untuk dapat mengeksploitasi dari tiga sumber daya keunggulan bersaing yang tidak tersedia dalam perusahaan domestik, yaitu antara lain:

  1. Efisien global, memusatkan produksinya di negara yang tenaga kerjanya renda.
  2. Fleksibilitas multinasional, bisnis internasional yang menghadapi tantangan dalam merespon berbagai macam keadaan lingkungan yang terus berubah.
  3. Pembelajaran seluruh dunia, lingkungan perusahaan multinasional yang begitu beragam juga memberi kontribusi bagi pembelajaran organisasi.


Komponen Strategi Internasional


1. Kompetensi unik


Dapat berupa teknologi maju, jarngan distribusi yang efisien, praktek organisasi yang hebat, atau merek yang terkenal. Contohnya Rbert Bosh GmbH, perusahaan pertama pemasok peralatan elektronik yang mengembangkan dan menjual EFI (electric fuel injection) dan anti lock. Masih menikmati pangsa pasar 50%.

2. Lingkup operasi


Lingkup dapat diartikan sebagai wilayah geografis (seperti negara, wilayah dalam negara &/ sekelompok negara) atau lingkup berfokus pada ceruk (seperti ceruk pasar untuk produk berkualitas).
Contohnya yaitu lingkup geografi operasi taman hiburan Disney yang meliputi di negara Amerika, Jepang, Perancis, dan Hong kong. Sementara dalam lingkup distribusi perfilman dan penjualan barang dagangan mencangkup lebih dari 100 negara.

3. Penggunaan sumberdaya


Bisa ditentukan menurut lini produk, geografi, atau bisa juga menggunakan keduanya. Bagian dari rencana strategis ini menentukan prioritas relatif bagi sumber perusahaan yang terbatas. Contohnya walaupu Diney akan segera memiliki operasi taman hiburan di empat negara, perusahaan ini tidak memiliki komitmen sumberdaya yang sama di setiap pasar.

4. Sinergi


Menciptakan situasi tertentu yang secara keseluruhan adalah lebih baik dibandingkan dengan kumpulan dari beberapa bagian.

Menyusun Strategi internasional


Perusahaan biasanya melakasanakan manajen strategis internasional dalam 2 tahap, yaitu sebagai berikut:

  1. Perumusan strategi, perusahan menetapkan sasarannya dan rencana strategis yang akan digunakan untuk mencapai sasaran tersebut.
  2. Implementasi strategi , perusahaan menyusun taktik untuk mencapai strategi yang sudah dirumuskan.

Langkah-Langkah Dalam Penyusunan Strategi Internasional


Langkah-langkah dalam perumusan strategi internasional, yaitu sebagai berikut:


  • 1. Menyusun pernyataan misi



Menentukan nilai, sasaran, dan arah perusahaan. Digunakan sebagai alat komunikasi.


  • 2. Melakukan analisa SWOT


Melakukan penilaian terhadap lingkungan eksternal dan interna perusahaan untuk mengidentifikasi kekuatan, keleahan, peluang & ancaman yang dihadapi perusahaan.


  • 3. Menyusun sasaran strategis



Memanfatkan kekuatan dan peluang yang ada yang dilingkungan tempat perusahaan beroperasi. Menetralisir dari ancaman eksternal dan mengatasi kelemahaan dari perusahaan.


  • 4. Menyusun sasaran dan rencana taktis



Menyusun cara untuk mencapai sasaran strategi & memberikan pedoman untuk menjalankanaktivitas perusahaan sehari-hari.


  • 5. Menyusun kerangka kerja pengendalian



Merumuskan sistem dan proses manajerial dan organisasional.

Level-level atau Tingkatan Dalam Strategi Internasional


1. Strategi korporat


Berusaha menjelaskan wilayah bisnis yang ingin dimasuki perusahaan. Contohnya 3 perusahaan elektronik jepang. Sony melakukan persaingan global untuk barang-barang elektronik dan hiburan akan tetapi tidak memperluas lingkup dari bisnisnya ke alat-alat rumah tangga dan dapur seperti rivalnya yaitu Matsushita, Matsushita sendiri bersaing disemua lini indutri.

I. Bisnis tunggal


Menghendaki supaya perusahaan hanya dapat mengandalkan satu bisnis saja, produk atau jasa untuk memperoleh seluruh pendapatannya. Contohnya yaitu pada perusahaan yang hanya memproduksi VCR, inovasi baru seperti pemutar DVD membuat produk tunggal perusahaan iini menjadi usang dan perusahaan tidak mampu mengembangkan produk baru dengan cukup cepat agar bisa bertahan.

II. Diversifikasi yang Berhubungan


Menghendaki agar perusahaan beroperasi dibeberapa bisnis, industri dan pasar berbeda namun masih berhubungan. Contohnya Disney, setiap operasinya dihubungkan dengan tokoh-tokoh Disney, logo, tema tentang kesehatan dan reputasinya karena memberikan hiburan keluarga yang berkualitas tinggi.

Keuntunganya sebagai berikut:

  • Perusahaan tidak terlalu tergantung pada satu produk atau jasa.
  • Dapat menghasilkan skala ekonomi bagi perusahaan.
  • Memungkinkan perusahaan dapat menggunakan teknologi atau keahlian yang dikembangkandi satu pasar untuk masuk ke pasar lain dengan lebih murah dan muda.

Kelemahannya sebagai berikut:

  • Biaya untuk dapat mengkoordinasikan operasi pada divisi yang mempunyai hubungan.
  • Seluruh dari perangkat perusahaan bisa terpengaruh secara bersamaan sebab adanya perubahan kondisi perekonomian.

III. Diversifikasi yang Tidak Berhubungan


Perusahaan beroperasi di berbagai lini bidang industri dan pasar yang saling tidak berhubungan. Contohnya General Electric mempunyai berbagai macam unit bisnis seperti jaringan televisi, pabrikan lampu dan lain sebagainya.

Keuntungannnya sebagai berikut:

  • Induk dari perusahaan bisa menaikan modal dengan lebih mudah daripada unit-unit independen yang secara terpisah.
  • Mendapatkan Risiko bisnis yang secara keseluruhan lebih kecil karena perusahaan menghadapi siklus bisnis yang juga lebih kecil.
  • Perusahaan tidak terlalu rentan terhadap ancaman persaingan karena setiap ancaman yang muncul biasanya hanya mempengaruhi satu bagian dari total operasi perusahaan.

Kelemahannya sebagai berikut:

  • Karena kurangnya potensi sinergi diantara bisnis-bisnis yang tidak berhubungan. Karena bisnis tidak saling berhubungan maka tidaka ada operasi yang secara tetap menyokong atau menningkatkan operasi lain.

2. Strategi Bisnis


Berfokus pada bisnis kusus, anak perusahaan, unit operasi khusus dalam perusahaan. Contohnya Disney mendefinisikan sebagai Theme Park and Resort, Creative Content (film, lisensi, karakter, dan toko Disney)

I. Diferensiasi


berusaha untuk dapat membangun dan mempertahankan citra (baik nyata maupun anggapan) bahwa barang ataupun jasa pada dasarnya bersifat unik dibandingkan dengan barang atau jasa lain di segmen pasar yang sama.

Contohnya Rolex menjual produk jam di seluruh dunia atau dalam tingkatan internasional dengan harga yang sangat mahal. Perusahaan membatasi perjanjian penjualannya hanya pada sejumlah dealer tertentu saja diwilayah tertentu, iklannya menekan kualitas, status, dan sangat jarang memberi diskon terhadap produknya.

II. Kepemimpinan biaya penuh


Perusahan melakukan fokus terhadap pencapaian prosedur operasi yang sangat efisien sehingga dapat menyebabkan biayanya lebih rendah dibandingkan dengan biaya yang dimiliki oleh para pesaing.
Contohnya Big Pen Company dari Perancis memproduksi tiga juta pena setiap harinya.

III. Fokus


Perusahaan melakukan pembuatan target atas tipe produk tertentu untuk kelompok pelanggan atau wilayah tertentu (melakukan segmentasi pasar). Contohnya Cadbury Schweppes PLC memasarkan Hires Root Beer hanya di Amerika Serikat karena Root Beer tidak menarik di negara lain.

3. Strategi Fungsional



  • Strategi keuangan internasional


Membahas isu-isu seperti struktur pasar modal yang diingkan perusahaan, kebijakan investasi, kepeilikan nilai tukar, tekniki mengurangi resiko, kebijakan utang, dan manajemen modal kerja.


  • Strategi pemasaran



Membahas masalah distribusi dan penjualan produk atau jasa perusahaan.


  • Strategi operasi internasional



Membahas penciptaan produk atau jasa perusahaan.


  • Strategi sumber daya manusia



Berfokus pada orang-orang yang bekerja dalam suatu perusahaan.

0 Comments

Posting Komentar

1. Berkomentarlah dengan sopan dan santun
2. komentar selalu dimoderasi
3. boleh meninggalkan link aktif dengan catatan berkomentar sesuai
dengan topik yang dibahas
4. semua komentar negatif seperti hoax, menyinggung, sara, pornografi, politik, dan hal negatif lain akan dihapus