Isu-Isu Seputar Pemasaran, Keuangan/akutansi, Litbang, dan SIM

Daftar Isi Konten [Tampil]
Isu-Isu Seputar Pemasaran, Keuangan/akutansi, Litbang, dan SIM - Kali ini akan membahas isu-isu seputar pemasaran, keuangan/akuntasi, litbang, dan SIM yang penting bagi penerapan strategi secara efektif.

Isu-Isu Seputar Pemasaran, Keuangan/akutansi, Litbang, dan SIM - Kali ini akan membahas isu-isu seputar pemasaran, keuangan/akuntasi, litbang, dan SIM yang penting bagi penerapan strategi secara efektif.    Implementasi Kualifikasi Strategi Perusahaan   Kurang dari 10% strategi yang dirumuskan berhasil diterapkan. Strategi hanya berpeluang berhasil (berpeluang, bukan pasti) diterapkan di sebuah perusahaan dengan kualifikasi sebagai berikut:    Produk yang dihasilkan bermutu baik Pemasaran produk baik Mampu menggalang modal kerja dengan baik Sistem manajemen informasi (SIM) nya baik     Keempat hal di atas (produk, pemasaran, teknik mobilisasi, dan SIM) mutlak dimiliki oleh perusahaan, agar dapat menerapkan strategi secara efektif.      1. Isu-isu Pemasaran   Dua variabel penting dalam pemasaran adalah segmentasi pasar dan pemosisian produk. Segmentasi pasar bertujuan untuk menjangkau kelompok konsumen tertentu. Segmentasi pasar penting karena:    Dibutuhkan bagi pengembangan pasar & produk, penetrasi dan diversifikasi Perusahaan dapat beroperasi dengan sumber daya terbatas Memaksimalkan laba per unit dan penjualan per segmen   Contoh segmentasi pasar:    memasukkan selera wilayah pada produk perusahaan seperti daging burger yang lebih pedas di jaringan restoran burger beroperasi di negara-negara Asia Tenggara, Mc Donald mengadopsi menu bubur ayam kaki lima sebagai salah satu menu sarapan populer di Indonesia.    Di era digital ini, internet telah mempermudah segmentasi pasar karena orang-orang dengan tipe dan minat tertentu berkumpul atau rutin mengunjungi situs yang sama, sehingga kebutuhan mereka lebih mudah dikenali oleh para produsen.    Setelah segmentasi pasar, langkah berikutnya adalah pemosisian produk, yaitu mencari tahu apa yang diinginkan dan diharapkan konsumen. Kuncinya adalah mencari tahu sudut pandang konsumen, bukan produsen. Apa yang dianggap konsumen sebagai produk/layanan yang baik, rasa yang enak, dan lain-lain.    2. Isu-isu Keuangan/Akuntansi   Beberapa hal yang penting dalam bagian ini adalah:      Penggalangan modal, Perhitungan laporan keuangan, Pembuatan anggaran, dan Evaluasi nilai atau kelayakan bisnis.   Contoh-Contoh Keputusan Yang Membutuhkan Kebijakan Keuangan   Berikut adalah contoh-contoh keputusan yang membutuhkan kebijakan keuangan/akuntansi:      Menggalang dana dengan utang jangka pendek atau jangka panjang, atau dengan saham preferen atau saham biasa, menyewa atau membeli aset tetap, menentukan rasio deviden yang memadai menggunakan pendekatan akuntansi LIFO*, FIFO**, atau nilai pasar memperpanjang waktu piutang atau tidak menentukan discount rate atas arus kas menentukan jumlah kas yang harus dipertahankan   Isu-isu Penelitian dan Pengembangan (Litbang)   Terdapat setidaknya tiga pendekatan penelitian dan pengembangan besar untuk penerapan strategi:      Menjadi perusahaan pertama yang memasarkan produk teknologi baru, strategi ini glamour dan menarik, tetapi juga berbahaya. Menjadi peniru yang inovatif dari produk-produk yang berhasil, dengan demikian meminimalkan resiko dan biaya awal. Menjadi produsen berbiaya rendah dengan memproduksi misal produk-produk serupa namun lebih murah dari produk yang belum lama diperkenalkan.     Isu-isu Sistem Informasi Manajemen (SIM)   Perusahaan yang mengumpulkan, mengasimilasi dan mengevaluasi informasi eksternal dan internal secara efektif memiliki keunggulan kompetitif atas perusahaan lain.    Sistem Informasi Manajeman yang efektif menjadi prasyarat pada suatu prasyarat di masa mendatang. Sistem informasi yang baik memungkinkan perusahaan untuk menekan biaya, sebagai contoh, pesanan online dari Sales ke fasilitas produksi dapat memperpendek waktu pemesanan bahan baku dan mengurangi biaya persediaan.    Dibanyak perusahaan teknologi informasi telah membuat masalah tempat kerja tak lagi penting dan memungkin karyawan bekerja dari rumah, kapanpun.


Implementasi Kualifikasi Strategi Perusahaan


Kurang dari 10% strategi yang dirumuskan berhasil diterapkan. Strategi hanya berpeluang berhasil (berpeluang, bukan pasti) diterapkan di sebuah perusahaan dengan kualifikasi sebagai berikut:

  • Produk yang dihasilkan bermutu baik
  • Pemasaran produk baik
  • Mampu menggalang modal kerja dengan baik
  • Sistem manajemen informasi (SIM) nya baik


Keempat hal di atas (produk, pemasaran, teknik mobilisasi, dan SIM) mutlak dimiliki oleh perusahaan, agar dapat menerapkan strategi secara efektif.


1. Isu-isu Pemasaran


Dua variabel penting dalam pemasaran adalah segmentasi pasar dan pemosisian produk. Segmentasi pasar bertujuan untuk menjangkau kelompok konsumen tertentu. Segmentasi pasar penting karena:

  • Dibutuhkan bagi pengembangan pasar & produk, penetrasi dan diversifikasi
  • Perusahaan dapat beroperasi dengan sumber daya terbatas
  • Memaksimalkan laba per unit dan penjualan per segmen

Contoh segmentasi pasar:


memasukkan selera wilayah pada produk perusahaan seperti daging burger yang lebih pedas di jaringan restoran burger beroperasi di negara-negara Asia Tenggara, Mc Donald mengadopsi menu bubur ayam kaki lima sebagai salah satu menu sarapan populer di Indonesia.

Di era digital ini, internet telah mempermudah segmentasi pasar karena orang-orang dengan tipe dan minat tertentu berkumpul atau rutin mengunjungi situs yang sama, sehingga kebutuhan mereka lebih mudah dikenali oleh para produsen.

Setelah segmentasi pasar, langkah berikutnya adalah pemosisian produk, yaitu mencari tahu apa yang diinginkan dan diharapkan konsumen. Kuncinya adalah mencari tahu sudut pandang konsumen, bukan produsen. Apa yang dianggap konsumen sebagai produk/layanan yang baik, rasa yang enak, dan lain-lain.

2. Isu-isu Keuangan/Akuntansi


Beberapa hal yang penting dalam bagian ini adalah:


  • Penggalangan modal,
  • Perhitungan laporan keuangan,
  • Pembuatan anggaran, dan
  • Evaluasi nilai atau kelayakan bisnis.

Contoh-Contoh Keputusan Yang Membutuhkan Kebijakan Keuangan


Berikut adalah contoh-contoh keputusan yang membutuhkan kebijakan keuangan/akuntansi:


  • Menggalang dana dengan utang jangka pendek atau jangka panjang, atau dengan saham preferen atau saham biasa,
  • menyewa atau membeli aset tetap,
  • menentukan rasio deviden yang memadai
  • menggunakan pendekatan akuntansi LIFO*, FIFO**, atau nilai pasar
  • memperpanjang waktu piutang atau tidak
  • menentukan discount rate atas arus kas
  • menentukan jumlah kas yang harus dipertahankan

Isu-isu Penelitian dan Pengembangan (Litbang)


Terdapat setidaknya tiga pendekatan penelitian dan pengembangan besar untuk penerapan strategi:


  1. Menjadi perusahaan pertama yang memasarkan produk teknologi baru, strategi ini glamour dan menarik, tetapi juga berbahaya.
  2. Menjadi peniru yang inovatif dari produk-produk yang berhasil, dengan demikian meminimalkan resiko dan biaya awal.
  3. Menjadi produsen berbiaya rendah dengan memproduksi misal produk-produk serupa namun lebih murah dari produk yang belum lama diperkenalkan.


Isu-isu Sistem Informasi Manajemen (SIM)


Perusahaan yang mengumpulkan, mengasimilasi dan mengevaluasi informasi eksternal dan internal secara efektif memiliki keunggulan kompetitif atas perusahaan lain.

Sistem Informasi Manajeman yang efektif menjadi prasyarat pada suatu prasyarat di masa mendatang. Sistem informasi yang baik memungkinkan perusahaan untuk menekan biaya, sebagai contoh, pesanan online dari Sales ke fasilitas produksi dapat memperpendek waktu pemesanan bahan baku dan mengurangi biaya persediaan.

Dibanyak perusahaan teknologi informasi telah membuat masalah tempat kerja tak lagi penting dan memungkin karyawan bekerja dari rumah, kapanpun.

0 Comments

Posting Komentar

1. Berkomentarlah dengan sopan dan santun
2. komentar selalu dimoderasi
3. boleh meninggalkan link aktif dengan catatan berkomentar sesuai
dengan topik yang dibahas
4. semua komentar negatif seperti hoax, menyinggung, sara, pornografi, politik, dan hal negatif lain akan dihapus