Anggaran Keuangan (Financial Budget), Jenis Anggaran Pada Umumnya, Mengevaluasi Niilai Bisnis

Daftar Isi Konten [Tampil]

Anggaran Keuangan (Financial Budget)


Anggaran Keuangan (Financial Budget) Adalah dokumen yang merinci bagaimana dan akan diperoleh dan dihabiskan untuk kurun waktu tertentu.

Anggaran tahunan adalah yang paling lazim walaupun kurun waktu anggaran bisa dari satu hari sampai 10 tahun.

Anggaran keuangan jangan dilihat sebagai alat untuk membatasi pengeluaran, tetapi sebagai metode untuk memanfaatkan sumber daya sebuah organisasi yang paling produktif dan menguntungkan. Ketika sebuah organisasi mengalami kesulitan keuangan, anggaran sangat penting dalam implementasi strategi.

Anggaran Keuangan (Financial Budget), Jenis Anggaran Pada Umumnya, Mengevaluasi Niilai Bisnis


Jenis Anggaran


Jenis anggaran meliputi:


  • anggaran tunai,
  • operasi,
  • penjualan,
  • laba,
  • pabrik,
  • modal,
  • belanja,
  • divisional,
  • variable,
  • fleksibel dan anggaran tetap.
  • Yang paling lazim adalah anggaran tunai atau kas.

Jenis Anggaran Yang Umum


Jeberapa jenis umum dari anggaran:


  • anggaran kas,
  • anggaran operasional,
  • anggaran penjualan,
  • anggaran laba,
  • anggaran pabrik,
  • anggaran modal,
  • anggaran biaya,
  • anggaran divisi,
  • anggaran variabel,
  • anggaran fleksibel, dan
  • anggaran tetap.


Anggaran keuangan memiliki beberapa keterbatasan


Program anggaran dapat terlalu rinci, rumit dan terlalu mahal. Overbudgeting atau underbudgeting anggaran dapat menyebabkan masalah. Anggaran keuangan dapat menjadi pengganti tujuan. Anggaran adalah alat, bukan tujuan itu sendiri. Anggaran dapat menyembunyikan inefisiensi jika hanya didasarkan pada preseden bukan pada evaluasi berkala keadaan dan standar.

Anggaran kadang-kadang digunakan sebagai instrumen tirani yang dapat mengakibatkan frustrasi, dendam, dan turnover tinggi. Untuk meminimalkan pengaruh yang terakhir, manajer harus meningkatkan partisipasi bawahan dalam mempersiapkan anggaran.

Mengevaluasi Nilai Bisnis


Metode penghitungan nilai bisnis dapat dikelompokkan menjadi 3 pendekatan utama:

  • Apa yang dimilki perusahaan,
  • Seberapa yang dihasilkan sebuah perusahaan, dan
  • Apa yang dilemparkan sebuah perusahaan ke pasar.


Pendekatan pertama adalah penentuan kekayaan bersih atau equitas pemegang sahamnya. Kekayaan bersih menunjukkan nilai total saham biasa, tambahan modal disetor dan saldo laba. Setelah menghitung kekayaan bersih, tambahakan atau kurangi dengan nilai good will, kelebihan atau kekurangan aset dan aset tak berwujud. Aset tak berwujud mencakup hak cipta, paten dan merek. Good will muncul hanya jika sebuah perusahaan mengakuisisi perusahaan lain dan membayar lebih banyak daripada nilai buku.

Pendekatan kedua nilai sebuah perusahaan tumbuh dari keyakinan bahwa bahwa nilai bisnis seharusnya didasarkan pada keuntungan yang mungkin diperoleh pemiliknya melalui laba bersih. Aturan konservatif adalah dengan mengalikan keuntungan tahunan lima kali.

Pendekatan ketiga membiarkan pasar menentukan nilai suatu bisnis, melibatkan tiga metode: a. dasarkan perusahaan atas harga jual perusahan serupa, b. metode rasio harga laba dan c. metode saham beredar.

Memutuskan apakah akan Go Public


Go public berarti menjual prosentase tertentu dari perusahaan anda kepada pihak lain untuk memperoleh modal di pasar saham.

Konsekuensinya mengurangi kendali pemilik atas perusahaan. Go public tidak disarankan untuk perusahaan dengan penjualan dibawah $10 juta sebab biaya awal terlalu tinggi dibandingkan dengan arus kas yang akan diperoleh perusahaan.

0 Comments

Posting Komentar

1. Berkomentarlah dengan sopan dan santun
2. komentar selalu dimoderasi
3. boleh meninggalkan link aktif dengan catatan berkomentar sesuai
dengan topik yang dibahas
4. semua komentar negatif seperti hoax, menyinggung, sara, pornografi, politik, dan hal negatif lain akan dihapus