STRATEGI DAN ANALISIS PESAING - webillian.com
News Update
Loading...

STRATEGI DAN ANALISIS PESAING



STRATEGI DAN ANALISIS PESAING

A. Analisis Industri : Kekuatan Yang Memengaruhi Pesaingan





Definisi industry yang dipakai disini adalah suatu kelompok perusahaan pembuat produk yang mirip satu dengan yang lain dan dapat saling dipertukarkan.Tingkat pengembalian modal yang besar dari tingkat persaingna akan merangsang masuknya modal dari pendatang baru maupun dari para pesaing yang telah ada saat ini menambah investasi.


a) Ancaman Pendatang Baru

Pendatang baru bagi suatu industry membawa kepastian baru,keinginan untuk ikut menikmati pagsa pasar dan meraih posisi serta amat serig pendekatan baruuntuk melayani kebutuhan pelanggan. Porter menjadikan delapan sumber utama merupakan penghambat untuk masukdalam industrikehadiran atau ketidakhadirannya menentukan sejauh mana ancaman dari pendatang barudalam suatu industry.

b) Ancaman Produk Pengganti

Ketersediaan produk pengganti memberi batas pada harga yang dapat ditentukan oleh pemipin pasardalam suatu industry harga yang tinggi dapat memicu pembeli beralih ke produk pengganti.

c) Kekuatan Tawar Menawar

Sebagai penyedia produk dan servis yang mengkontribusikan bentuk persaingan organisasi dalam industri. Di samping itu, pembeli harus bekerja untuk dapat menjaga hubungan dengan vendor yang berkualitas.

d) Kekuatan Tawar Menawar Pembeli

Datang dari pembeli produk atau servis industri, dan hal ini penting dilakukan untuk mempertimbangkan kekuatan yang signifikan dari pembeli tersebut. Buyer mempunyai kekuatan untuk menekan pada industri untuk menurunkan harga, menuntut kualitas yang tinggi atau pelayanan tambahan, memainkan para kompetitor untuk saling berkompetisi.


e) Revalitas diantara pesaing


Adalah titik awal dalam memahami suatu pesaing dan berhubungan erat dengan nature dan tingkat persaingan di antara organisasi dalam industri yang sama.Revalitas antar perusahaan mengacu pada semua tindakan yang diambil oleh perusahan dalam industri untuk memperbaiki posisi mereka masing-masing dan memperoleh keunggulan atas para pesaingnya.


B. Persaingan Global dan Keunggulan Kompetitif Nasional


Persaingan global merupakan faktor kritis yang mempengaruhi sukses. Dalam beberapa industry, perusahaan global praktis menyisihkan semua perusahaan lain dari pasar global.


a) Kondisi Faktor


Mengacu pada anugerah sumber daya yang ada disuatu negara yang dimana faktor ini diciptakan atau diwariskan. Adapun lima kategori:


1. Sumber daya manusia


2. Sumber daya fisik


3. Sumber daya pengetahuan


4. Sumber daya modal


5. Infrastuktur




b) Faktor Dasar versus yang Sudah Maju


Faktor dasar seperti sumber daya alan dan tenaga kerja atau faktor yang sudah maju seperti endidikan tinggi personil perusahaan dan infrastuktur komunikasi data modern. Faktor dasar tidak ditujukan kepada keunggulan kompetitif yang dapat bertahan selamanya. Faktor yang sudah maju yang menjurus pada enggulan kompetitif.

c) Kondisi Permintaan

Sifat permintaan dinegara asal bagi produk dan jasa perusahaan atau industry penting, karena hal ini menentukan tingkat dan sifat perbaikan inovasi oleh perusahaan dalam negeri itu. Inin merupakan ,faktor-faktor yang melatih perusahaan untuk bersaing dikelas dunia atau gagal mempersiapkan secara memadahi untuk bersaing dipasar global.

d) Industri Terkait dan Pendukung

Kehadiran industri yang bersaing secara internasional dalam suatu negara dalam bidang yang berkaitan dengan atau langsung mendukung industri lain dapat memberikan keunggulan bersaing pada industri tadi. Akses merupaka suatu fungsi pendekatan dalam arti jarak fisik dan kesamaan budaya.


C. Keunggulan Kompetitif dan Model-Model Strategis


Keunggulan kompetitif ada kalau terdapat keserasian antara kopetensi yang membedakan diri sebuah perusahaan dan faktor-faktor kritis untuk meraih sukses dalam industri yang menyebabkan perusahaan tadi mempunyai perestasi yang jauh lebih baik dari pada para pesaingnya.


a). Strategi generik

Michael porter telah mngembangkan suatu keragka kerja. Dua tipe sumber keunggulan kompetitif. Yang menunjukan bahwa kombinasi dari dua target sumber cakupan pasar target yang di layani.


Strategik generik > kepemimpinan dalam biaya , difrensiasi, fokus biaya dan difrensiasi terfokus.

b) Perluasan Strategi Pasar

Keunggulan kepemimpinan biaya didasarkan pada prinsip bahwa pencapaian dari keunggulan kompetitif merupakan inti dari strategi pemasaran superrior.


Difrensiasi


Jika Produk yang di hasil kan dari perusahaan benar-benar unik atau anggap unik dalam pasar masal.


c) Keunggulan fokus sempit


diskusi mengenai kepemimpinan biaya dan deferensiasi hanya mempertimbangkan dampak pada pasar modal. Menetapkan sasaran pelanggan yang di tentukan secara sempit.


D. Pemosisian Strategis

Pemosisian strategis memberikan keungguan kompetitif didasarkan pada aktivitas yang dipilih perusahaan untuk dilakukan dan dimana perusahaan memilih untuk melakukannya. Perusahaan dapat memilih untuk memngembangkan satu atau kombinasi dari posisi-posisi ini sebagai dasar keunggulan kompetitifnya. Ada 3 pemosisian diantaranya:


1. Pemosisian berdasarkan variasi


2. Pemosisian berdasarkan kebutuhan


3. Pemosisian berdasarkan akses






E. Inovasi Kompetitif dan Tekad Strategis

Sebuah kerangka kerja alternative untuk memahami keunggulan bersaing memfokus pada daya saing sebagai suatu fungsi kecepatan perusahaan menanamkan keunggulan yang baru sampai “mendarah daging” di dalam organisasinya. Kerangka kerja ini menetapkan tekad strategis yang tumbuh dari ambisi dan obsesi dengan kemenangan sebagai cara untuk mencapai keunggulan kompetieif. Banyak perusahaan yang memperoleh keuggulan bersaing dengan merugikan pesaing lewat “inovasi bersaing” . Hamel dan Prahalad mendefinisikan inovasi bersaing dan mengungkapkan empat pendekatan yang berhasil dipergnakan oleh pesaing dari jepang. Pendekatan itu adalah :


a) Lapisan Keunggulan


Perusahaan yang sukses terus menerus membangun portofolio seperti itu dengan menetapkan lapisan-lapisan keunggulan yang satu diatas yang lain.

b) Batu Bata yang Longgar

Pendekatan batu bata yang longgar yang tertinggal pada dinding milik pesaing yang perhatiannya terfokus secara menyempit pada segmen pasar atau bidang geografik.

c) Mengubah Peraturan

Pendekatan ini melibatkan proses mengubah apa yang disebut sebagai peraturan keterlibatan dan menolak “bermain menurut peraturan” yang ditetapkan oleh pemimpin industri.

d) Kolaborasi

Dapat berbetuk persetujuan pemberian lisensi,usaha patungan, dan kemitraan.

Share with your friends

Give us your opinion

1. Berkomentarlah dengan sopan dan santun
2. komentar selalu dimoderasi
3. boleh meninggalkan link aktif dengan catatan berkomentar sesuai
dengan topik yang dibahas
4. semua komentar negatif seperti hoax, menyinggung, sara, pornografi, politik, dan hal negatif lain akan dihapus

Notification
Selamat menikmati postingan artikel di Webillian.Com semoga bermanfaat.
Done