Metodologi Penelitian : Contoh Proposal Penelitian - webillian.com
News Update
Loading...

Metodologi Penelitian : Contoh Proposal Penelitian


PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN


Studi pada karyawan PT Gudang Garam bagian Produksi



BAB I


PENDAHULUAN






1.1. Latar belakang


Di era globalisasi dan modernisasi seperti sekarang ini yang serba cepat dan instan akibat berkembangnya teknologi informasi, komunikasi, dan transportasi, hampir membuat semua hal juga harus ikut berubah dan berkembang sejalan dengan kemajuan yang ada. Tidak terkecuali manusia itu sendiri harus dituntut untuk sejalan dengan arah perubahan untuk dapat bersaing satu sama lain.


Setiap Perusahaan pada dasarnya didirikan dengan tujuan untuk meraup keuntungan, namun untuk menuju jalan mendapatkan keuntungan, Sebuah Perusahaan tidak bisa berjalan sendiri. Untuk itu dalam menjalankan aktivitas, Perusahaan merekrut individu-individu yang mempunyai kualitas sesuai standar yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional Perusahaan tersebut.


Di dalam suatu organisasi baik itu bisnis maupu non bisnis peran dari seorang anggota atau karyawan seringkali juga menentukan maju atau tidaknya sebuah organisasi. sebuah Perusahaan tentu saja harus dapat mengelola sumber daya manusia tersebut dengan baik dan tepat agar sesuai dengan sasaran maupun tujuan yang hendak dicapai oleh suatu Perusahaan, baik itu dengan menciptakan suatu lingkungan kerja yang kondusif maupun dengan pemberian kompensasi yang sesuai dan lain sebagainya.


Setiap manusia pasti menginginkan tempat yang nyaman dan sesuai untuk melakukan berbagai aktivitas. Sedangkan setiap tempat mempunyai kondisi lingkungan yang berbeda-beda baik secara fisik maupun non fisik. Kehidupan manusia tidak terlepas dari berbagai keadaan lingkungan sekitarnya, antara manusia dan lingkungan terdapat hubungan yang sangat erat. Dalam hal ini, manusia akan selalu berusaha untuk beradaptasi dengan berbagai keadaan lingkungan sekitarnya. Demikian pula halnya ketika melakukan pekerjaan, karyawan sebagai manusia tidak dapat dipisahkan dari berbagai keadaan disekitar tempat mereka bekerja, yaitu lingkungan kerja. Selama melakukan pekerjaan, setiap pegawai akan berinteraksi dengan berbagai kondisi yang terdapat dalam lingkungan kerja.


Pandangan umum terkait dengan kompensasi bagi masyarakat terlebih bagi karyawan adalah hal yang sangat penting. Pengertian kompensasi merupakan hal fundamental bagi mereka karena menurut para karyawan jumlah atau besaran kompensasi dapat merepresentasikan nilai dari suatu kinerja diantara mereka (karyawan) atau masyarakat.


PT. Gudang Garam termasuk salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia. Produknya dapat dijumpai di pasaran dari sigaret kretek klobot (SKL), sigaret kretek tangan (SKT) dan sigaret kretek mesin (SKM). Sebagai perusahaan yang sahamnya tercatat di lantai bursa, Gudang Garam didukung oleh SDM yaitu para karyawan yang kompeten dan profesional di bidangnya. Gudang Garam percaya jika SDM adalah modal utama yang akan menentukan kesuksesan bisnis dan tujuan perusahaan. Gudang Garam adalah salah satu perusahaan skala besar yang terkenal dengan perhatiannya kepada kesejahteraan para karyawannya. Kompensasi adalah salah satu parameter bentuk kesejahteraan tersebut. Selain itu PT. Gudang Garam termasuk salah satu perusahaan dengan lingkungan kerja terbaik.


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Gudang Garam


1.2. Rumusan Masalah


1. Apakah lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT Gudang Garam?


2. Apakah kompensasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT Gudang Garam ?


3. Apakah lingkungan kerja dan kompensasi secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT Gudang Garam ?


1.3. Tujuan Penelitian


1. Untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan PT Gudang Garam


2. Untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan PT Gudang Garam


3. Untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan PT Gudang Garam










1.4. Manfaat


Kegunaan teoritis hasil dari penelitian ini nantinya akan menjadi suatu bukti empiris untuk sebuah penelitian di masa yang akan datang. Sedangkan, kegunaan praktis dari hasil penelitian ini nantinya akan memberikan suatu informasi dan bahan pertimbangan bagi manajemen untuk lebih memperhatikan kebutuhan karyawan sebagai aset berharga perusahaan.






















































































BAB II


TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS


2.1. Tinjauan Teori


2.1.1. Sumber Daya manusia


Sumber daya manusia (SDM) adalah salah satu faktor yang sangat penting bahkan tidak dapat dilepaskan dari sebuah organisasi, baik institusi maupun perusahaan. SDM juga merupakan kunci yang menentukan perkembangan perusahaan. Pada hakikatnya, SDM berupa manusia yang dipekerjakan di sebuah organisasi sebagai penggerak, pemikir dan perencana untuk mencapai tujuan organisasi itu.


Dewasa ini, perkembangan terbaru memandang karyawan bukan sebagai sumber daya belaka, melainkan lebih berupa modal atau aset bagi institusi atau organisasi. Karena itu kemudian muncullah istilah baru di luar H.R. (Human Resources), yaitu H.C. atau Human Capital. Di sini SDM dilihat bukan sekadar sebagai aset utama, tetapi aset yang bernilai dan dapat dilipatgandakan, dikembangkan (bandingkan dengan portfolio investasi) dan juga bukan sebaliknya sebagai liability (beban,cost). Di sini perspektif SDM sebagai investasi bagi institusi atau organisasi lebih mengemuka.


Pengertian SDM dapat dibagi menjadi dua, yaitu pengertian mikro dan makro. Pengertian SDM secara mikro adalah individu yang bekerja dan menjadi anggota suatu perusahaan atau institusi dan biasa disebut sebagai pegawai, buruh, karyawan, pekerja, tenaga kerja dan lain sebagainya. Sedangkang pengertian SDM secara makro adalah penduduk suatu negara yang sudah memasuki usia angkatan kerja, baik yang belum bekerja maupun yang sudah bekerja.


Secara garis besar, pengertian Sumber Daya Manusia adalah individu yang bekerja sebagai penggerak suatu organisasi, baik institusi maupun perusahaan dan berfungsi sebagai aset yang harus dilatih dan dikembangkan kemampuannya.














2.1.2. Manajemen Sumber Daya Manusia


Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, pemimpin dan pengendalian kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan analisis pekerjaan, evaluasi pekerjaan, pengadaan, pengembangan, kompensasi, promosi, dan pemutusan hubungan kerja guna mencapai tujuan yang ditetapkan (Panggabean, 2007:15).


Manajemen sumber daya manusia adalah potensi yang merupakan aset dan berfungsi sebagai modal (non material/non finansial) di dalam organisasi bisnis, yang dapat diwujudkan menjadi potensi nyata (real) secara fisik dan non fisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi (Sulistiyani dan Rosidah, 2009:11).


2.1.3. Kepuasan Kerja


Newstrom : mengemukakan bahwa “job satisfaction is the favorableness or unfavorableness with employes view their work”. Kepuasan kerja berarti perasaan mendukung atau tidak mendukung yang dialami [pegawai] dalam bekerja


Menurut Mila Badriyah (2015) kepuasan kerja adalah sikap atau perasaan karyawan terhadap aspek-aspek yang menyenangkan atau tidak menyenangkan mengenai pekerjaan yang sesuai dengan penilaian masing-masing pekerja.


Wexley dan Yukl :mengartikan kepuasan kerja sebagai “the way an employee feels about his or her job”. Artinya bahwa kepuasan kerja adalah cara pegawai merasakan dirinya atau pekerjaannya. dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja adalah perasaan yang menyokong atau tidak menyokong dalam diri pegawai yang berhubungan dengan pekerjaan maupun kondisi dirinya. Perasaan yang berhubungan dengan pekerjaan melibatkan aspek-aspek seperti upaya, kesempatan pengembangan karier, hubungan dengan pegawai lain, penempatan kerja, dan struktur organisasi. Sementara itu, perasaan yang berhubungan dengan dirinya antara lain berupa umur, kondisi kesehatan, kemampuan dan pendidikan.


Taufik Noor Hidayat (104263213) : Keadaan emosional yang menyenangkan dengan mana para karyawan memandang pekerjaan mereka. Kepuasan kerja mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya. Ini dampak dalam sikap positif karyawan terhadap pekerjaan dan segala sesuatu yang dihadapi di lingkungan kerjanya.


Angga Leo : Kepuasan itu terjadi apabila kebutuhan-kebutuhan individu sudah terpenuhi dan terkait dengan derajat kesukaan dan ketidaksukaan dikaitkan dengan Pegawai; merupakan sikap umum yang dimiliki oleh Pegawai yang erat kaitannya dengan imbalan-imbalan yang mereka yakini akan mereka terima setelah melakukan sebuah pengorbanan. Apabila dilihat dari pendapat Robin tersebut terkandung dua dimensi, pertama, kepuasan yang dirasakan individu yang titik beratnya individu anggota masyarakat, dimensi lain adalah kepuasan yang merupakan sikap umum yang dimiliki oleh pegawai.


2.1.4. Lingkungan Kerja


Lingkungan kerja adalah kehidupan sosial, psikologi, dan fisik dalam perusahaan yang berpengaruh terhadap pekerja dalam melaksanakan tugasnya. Kehidupan manusia tidak terlepas dari berbagai keadaan lingkungan sekitarnya, antara manusia dan lingkungan terdapat hubungan yang sangat erat. Dalam hal ini, manusia akan selalu berusaha untuk beradaptasi dengan berbagai keadaan lingkungan sekitarnya. Demikian pula halnya ketika melakukan pekerjaan, karyawan sebagai manusia tidak dapat dipisahkan dari berbagai keadaan disekitar tempat mereka bekerja, yaitu lingkungan kerja. Selama melakukan pekerjaan, setiap pegawai akan berinteraksi dengan berbagai kondisi yang terdapat dalam lingkungan kerja.


Lingkungan kerja adalah sesuatu yang ada disekitar para pekerja dan yang mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan (Nitisemito, 1992:25). Selanjutnya menurut Sedarmayati (2001:1) lingkungan kerja merupakan kseluruhan alat perkakas dan bahan yang dihadapi, lingkungan sekitarnya dimana seseorang bekerja, metode kerjanya, serta pengaturan kerjanya baik sebagai perseorangan maupun sebagai kelompok.


2.1.5. Kompensasi


Pandangan umum terkait dengan kompensasi bagi masyarakat terlebih bagi karyawan adalah hal yang sangat penting. Pengertian kompensasi merupakan hal fundamental bagi mereka karena menurut para karyawan jumlah atau besaran kompensasi dapat merepresentasikan nilai dari suatu kinerja diantara mereka (karyawan) atau masyarakat.


Pada Manajemen Sumber Daya Manusia pengertian kompensasi bagi karyawan dilihat dari tingkatannya dapat menentukan pula tingkatan hidup mereka. Sedangkan secara umum tingkat kompensasi dapat mewakilkan status sosial, harga diri dan martabat.


Perusahaan juga wajib memahami arti atau pengertian kompensasi. Hal ini penting karena dapat menjadi usaha dari perusahaan untuk menjaga loyalitas karyawannya. Lebih lanjut kompensasi sering menjadi elemen biaya yang memiliki anggaran besar karena pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan merupakan hal yang sangat penting.


Apabila sistem kompensasi berupa pemberian gaji atau upah kepada karyawan tidak sesuai dengan standard administrasi (tidak akuntable), perusahaan dapat menanggung resiko untuk kehilangan karyawannya. Parahnya perusahaan perlu menghabiskan biaya lebih besar untuk merekrut, menyeleski, mentraining, dan mengembangkan karyawan pengganti. Pada kondisi terbaikpun ketika karyawan tidak resign tetap akan menurunkan kinerja mereka.


Secara umum Pengertian Kompensasi merupakan imbalan yang diperoleh karyawan sebagai balas jasa dari kinerjanya pada suatu organisasi atau perusahaan. Kompensasi dapat berwujud secara fisik ataupun non fisik. Kompensasi wajib dihitung dan diserahkan kepada karyawan berdasarkan pengorbanan yang disesuaikan dengan kinerja para karyawan terhadap perusahaan.


Penetapan kompensasi sebelumnya harus dilakukan perhitungan yang disesuaikan dengan kinerja karyawan. Oleh karena itu perlu pembuatan sistem penilaian kerja karyawan. Sistem tersebut secara garis besar harus mencakup penilaian seluruh karyawan seperti beban kerja yang diemban dan mampu diselesaikan, ketepatan dan kecepatan dalam menyelesaikan pekerjaan, interaksi dengan karyawan atau manajer, job knowledge dan indikator kompensasi lainnya.


Dalam hal ini karyawan perusahaan kebanyakan akan membandingkan antara kompensasi dengan pengorbanan yang telah diberikan kepada perusahaan. Jika karyawan merasakan ketidakpuasan atas jumlah kompensasi yang diberikan maka akan timbul niatan untuk keluar dari perusahaan tersebut dan mencari pekerjaan lainnya yang dianggap lebih baik dalam pemberian kompensasi.


Kondisi tersebut akan membahayakan perusahaan apabila karyawan tersebut keluar dan masuk ke perusahaan pesaing. Kemungkinan terburuk adalah karyawan tersebut akan memobocokan rahasia perusahan keapda perusahaan pesaing.


Hal ini memaksa perusahaan harus memahami pengertian kompensasi dan segala macam penjelasannya dan aplikasinya supaya karyawan yang dimilikinya tetap loyal kepada perusahaan.






2.2. Tinjauan Penelitian Terdahulu




Judul


PENGARUH KOMPENSASI, LINGKUNGAN KERJA


DAN PROMOSI JABATAN TERHADAP KEPUASAN KERJA


PENGARUH LINGKUNGAN KERJA


DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA (studi kasus karyawan PT Gudang Garam)



Peneliti


1. Made Bayu Indra Nugraha


2. Ida Bagus Ketut Surya


1. Webillian Adhi Wijaya



Variabel


Variabel Terikat:


1. kepuasan kerja






Variabel Bebas:


1. kompensasi


2. lingkungan kerja


3. promosi jabatan


Variabel Terikat:


1. kepuasan kerja






Variabel Bebas:


1. lingkungan kerja


2. kompensasi







Teknik Analisis Data


explanatory research


explanatory research



Sampel






PT. Telkom Indonesia


PT Gudang Garam Tbk.



Periode Pengambilan Sampel






2015


2018



Hasil






kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. TELKOM Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. TELKOM


-







2.3. Kerangka Konseptual.




















































Linggkungan kerja





kompensasi





Kepuasan kerja
















H1






H2








H3

2.4. Hipotesis Penelitian.


1. lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT Gudang Garam

2. kompensasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT Gudang Garam

3. lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan PT Gudang Garam










































Daftar Pustaka

https://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_manusia

https://www.kajianpustaka.com/2016/02/pengertian-dan-fungsi-manajemen-sumber-daya-manusia.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Kepuasan_Kerja

https://jurnalmanajemen.com/pengertian-kompensasi/

https://media.neliti.com/media/publications/102139-ID-pengaruh-lingkungan-kerja-dan-kompensasi.pdf

Share with your friends

Give us your opinion

1. Berkomentarlah dengan sopan dan santun
2. komentar selalu dimoderasi
3. boleh meninggalkan link aktif dengan catatan berkomentar sesuai
dengan topik yang dibahas
4. semua komentar negatif seperti hoax, menyinggung, sara, pornografi, politik, dan hal negatif lain akan dihapus

Notification
Selamat menikmati postingan artikel di Webillian.Com semoga bermanfaat.
Done