Kebijakan Pemerintah Dalam Ekonomi Terbuka

Daftar Isi Konten [Tampil]
Kebijakan Pemerintah Dalam Ekonomi Terbuka - Berikut ini adalah Kebijakan Pemerintah dalam Ekonomi Terbuka, yaitu sebagai berikut:


Kebijakan Memindahkan Perbelanjaan


Kebijakan memindahkan perbelanjaan adalah langkah-langkah pemerintah untuk mengatasi masalah defisitdalam neraca pembayaran yang akan mengakibatkan pertambahan ekspor dan pengurangan impor. Kebijakan ini dijalankan bila defisit neraca pembayaran wujud ketika perekonomian juga menghadapi masalah pengangguran.

Kebijakan Pemerintah Dalam Ekonomi Terbuka


Langkah-Langkah Pemerintah Mengurangi Impor dan Mengkonsumsi Produk Lokal


Berikut ini adalah Langkah – langkah yang akan mengurangi impor dan mendorong konsumsi dalam negeri adalah:

  • Melakukan pembatasan impor.
  • Menekan (mengurangi valuta asing)
  • Menurunkan nilai mata uang (devaluasi)

Langkah-Langkah Pemerintah Meningkatkan Ekspor


Berikut ini adalah Langkah – langkah yang akan menambah ekspor sehingga menambah permintaan valuta asing adalah:


  • Memberikan insentif fiskal dan moneter untuk menambahkan kegiatan dalam produksi barang ekspor.
  • Mewujudkan kestabilan upah dan harga.
  •  Menurunkan nilai valuta.


Kebijakan Pengurangan Perbelanjaan


Kebijakan pengurangan perbelanjaan adalah langkah-langkah pemerintah untukmengatasi masalah kurangan dalam neraca pembayaran dengan mengurangi perbelanjaan agregat dan tingkat kegiatan ekonomi negara.

Kebijakan Pemerintah Untuk Mengatasi Masalah Neraca Pembayaran


Kebijakan pemerintah untuk mengatasi masalah neraca pembayaran dengan mengurangi perbelanjaan apabila:


  • Perekonomian telah mencapai kesempatan kerja penuh dan inflasi telah wujud.
  • Dalam perekonomian terdapat defisit yang berkepanjangan dalam neraca pembayaran.


Kebijakan ini akan menurunkan impor, akan tetapi ekspor tidak akan dipengaruhi oleh kebijakan seperti itu. Keadaan ini mewujudkan neraca pembayaran yang menguntungkan atau seimbang. Langkah-langkahnya yaitu :


  • Menaikkan pajak pendapatan
  • Menaikkan suku bunga dan menurunkan penawaran uang
  • Mengurangi pengeluaran pemerintah


Devalusi (Penurunan Nilai Valuta)


Devaluasi adalah tindakan pemerintah yang menurunkan nilai mata uangnya terhadap valuta asing. Biasanya dilakukan oleh negara yang menerapkan sistem kurs tetap.

Dampak Devalusi


Efek dari menerapkan Devalusi:


  • Ekspor bertambah, karena di pasaran luar negeri ekspor negara menjadi lebih murah.
  • Impor berkurang, karena barang luar negeri menjadi lebih mahal.
  • Kenaikan ekspor dan pengurangan impor akan memperbaiki neraca pembayaran.
  • Pendapatan nasional bertambah
  • Memungkinkan terjadinya inflasi
  • Di luar negeri mungkin negara-negara lain melakukan balasan dengan halangan perdagangan impor atau devaluasi.

Syarat-Syarat Untuk Mensukseskan Devalusi


Syarat-syarat yang dibutuhkan untuk menyukseskan devaluasi adalah sebagai berikut ini:

Ekspor negara itu elastis


Hanya dalam keadaan ini hasil penjualan ekspor bertambah. Apabila permintaan luar negeri ke atas barang ekspor negara yang mendevaluasikan valutanya tidak elastis, devaluasi akan mengurangi hasil penjualan ekspor

Permintaan impor negara itu adalah elastis


Apabila permintaan impor elastis, devaluasi mengurangi jumlah impor dengan tingkat yang lebih tinggi dari penurunan nilai mata uang. Maka pengeluaran ke atas barang impor akan menjadi lebih kecil dari sebelum devaluasi

Di dalam negeri tidak berlaku inflasi


Apabila devaluasi mengakibatkan inflasi di dalam negeri, barang ekspor dan barang buatan sendiri akan mengalami kenaikan harga. Apabila tingkat kenaikan harga lebih besar dari tingkat devaluasi, pada akhirnya harga ekspor menjadi lebih mahal dan barang impor menjadi lebih murah sebelum devaluasi. Pada akhirnya negara itu tidak memperoleh sembarang keuntungan devaluasi.

Negara lain tidak melakukan reaksi balasan dan melakukan devaluasi pula


Apabila negara-negara lain melakukan tindakan yang sama, devaluasi tidak akan memberikan sembarang efek kepada neraca pembayaran dan perekonomian negara. Langkah seperti itu akan dijalankan apabila negara lain tersebut merupakan partner dagang yang sangat penting

0 Comments

Posting Komentar

1. Berkomentarlah dengan sopan dan santun
2. komentar selalu dimoderasi
3. boleh meninggalkan link aktif dengan catatan berkomentar sesuai
dengan topik yang dibahas
4. semua komentar negatif seperti hoax, menyinggung, sara, pornografi, politik, dan hal negatif lain akan dihapus