Cara Melaksanakan Rapat Supaya Efektif dan Efisien yang Harus Di Dilaksanakan

Rapat merupakan salah satu agenda kantor yang mempunyai fungsi sangat penting. Selain berfungsi sebagai sarana untuk melakukan koordinasi antara atasan dan staffnya, ternyata masih banyak fungsi lain dari dilaksanakannya rapat bisnis. Selain itu juga, banyak pula dari pekerja yang akhirnya mendapatkan promosi untuk kenaikan jabatan karena mampu menyajikan suasana rapat secara professional.

Cara Melaksanakan Rapat Supaya Efektif dan Efisien yang Harus Di Dilaksanakan

Akan tetapi disadari atau tidak, di saat jadwal rapat sudah datang, banyak dari anggota rapat yang merasa tidak nyaman dengan kejadian itu. Alasannya mereka pun beragam, mulai rasa malas untuk mengikuti rapat, bahkan ketegangan yang dirasakan karena dalam penyampaian rapat semua harus menyiapkan penyampaian materi yang sangat penting pada rapat tersebut.

Oleh karena itu persiapan dan keyakinan menjadi kunci pokok bagaimana mampu melaksanakan sebuah rapat bisnis dengan baik. Lebih lengkap lagi berikut ini beberapa

Cara Dalam Tahapan Melaksanakan Rapat Bisnis yang Efektif dan Efisien


1. Tahap Persiapan


Tahapan yang pertama tentunya tahap persiapan. Tahapan ini sangat lah penting dan menentukan kesiapan Anda melaksanakan rapat. Tahapan pertama yang harus kita siapkan adalah merangkum sebuah kalimat pembukaan yang berisi tujuan dan juga manfaat yang akan didapatkan dari rapat tersebut.

Pernyataan tersebut Sesuai dengan istilah, kesan pertama harus selalu menggoda, hadirkan first impression yang baik kepada pimpinan atau rekan staff yang lain. Dengan memberikan pemaparan yang lugas tentang tujuan dan manfaat rapat, anggota lain akan mampu menangkap arah rapat tersebut nantinya. Selian itu hal tersebut juga dapay memberikan kesan, bahwa Anda adalah orang yang mempunyai pola fikir yang terstruktur.

Kemudian disamping bahan penyampaian materi, yang tidak kalah penting adalah menyusun time management untuk keseluruhan penyampaian materi yang akan dibawakan. Dengan penentuan waktu yang baik atau sesuai timeingnya, maka rapatpun dapat terlaksana dengan efisien tanpa harus membuang waktu terlalu banyak. Tetapkan berapa alokasi waktu untuk pembukaan, pembacaan materi hingga proses kesimpulan bersama.

2. Selama Rapat Bisnis Berlangsung


Memasuki dalam sesi waktu rapat, jangan sampai lupa untuk mengutarakan sebuah rangkaian kalimat tentang tujuan dan manfaat yang sudah Anda susun sebelumnya pada tahap pertama. Hal ini mempunyai beberapa tujuan, yang pertama memastikan kembali kepada seluruh anggota rapat tentang apa yang ingin dicapai pada rapat kali ini. Manfaat yang lain adalah agar anggota lebih siap dengan materi yang akan dibawakan.

Selama rapat bisnis sedang berlangsung, diusahakan supaya pengaturan waktu tetap dijalankan dengan sesuai agenda acaranya. Dari agenda satu ke agenda yang lainnya, anda harus mengusahaan untuk tetap berjalan pada ritme yang telah direncanakan sebelumnya dengan tujuan supaya waktu dalam rapat tidak terbung sia-sia.

Namun permasalahannya adalah pada beberapa poin pembahasan yang sangat penting, sering sekali terjadi argument berbeda dari para anggota rapat, yang tentunya akan menkonsumsi waktu lebih lama dari jadwal yang sudah ditentukan. Disinilah peran ketua rapat harus dijalankan dengan baik. Jika dirasa suatu topik pembahasan memang sangat penting, maka dipersilahkan untuk menambahkan waktu tambahan supaya dapat menyelesaikan topik pembahasan yang penting tersebut. Akan tetapi jika argument yang muncul dirasa hanya sebatas debat kusir, lebih baik segera dipotong untuk mengoptimalkan waktu.

Hal lain yang juga tidak boleh Anda lewatkan adalah memberikan waktu pada setiap anggota yang ingin mengutarakan pendapatan atau idenya. Membatasi ide yang muncul selama proses rapat sama saja menghilangkan potensi munculnya solusi besar untuk perusahaan.

3. Pasca Rapat


Setelah rapat bisnis selesai, masih ada beberapa hal yang harus Anda lakukan. Notulen dari hasil rapat tentunya sangat penting, oleh karena itu hasil rapat tersebut harus disampaikan pada pihak-pihak yang berkepentingan.

Dari catatan tersebut nantinya juga bisa ditangkap apa saja yang berjalan dengan baik dan bagian mana saja yang belum bisa berjalan sesuai dengan rencana semula. Ini tentu juga dapat menjadi bahan evaluasi dalam pertemuan rapat selanjutnya.

4. Batasi jumlah anggota


rapat Terlalu banyak juru masak yang berkontribusi dalam sebuah hidangan tentunya menyebabkan cita rasa makanan tersebut mejadi rusak. Demikian pula dengan pertemuan. Terlalu banyak anggota rapat akan mengurangi esensi dan efektifitas dari rapat itu sendiri.

Jeff Bezos, sang CEO Amazon, selalu membatasi jumlah anggota rapat. Bahkan, Ia dikenal dengan orang yang mempunyai peraturan "dua pizza" lantaran jumlah maksimal anggota rapat berpatokan pada porsi yang sesuai dengan makanan tersebut, atau sekitar 8 orang. Begitu pula dengan Larry Page, dia merupakan CEO indukan Google, Alphabet. Ia tidak menghendaki jika jumlah anggota rapat melebihi 10 orang. Baik Jeff Bezos maupun Page sama-samam mempunyai pendapat bahwa, semakin kecil jumlah anggota, maka pertemuan akan semakin fokus terhadap topik pembahasan. Salain itu, waktu yang diperlukan untuk rapat juga akan semakin singkat dan akan menjadi efisien.

5. Buat tujuan yang jelas


Pertemuan atau rapat biasanya dilakukan untuk menyampaikan gagasan baru atau menyelesaikan sebuah masalah. Oleh sebab itu, pemahaman akan materi rapat sangatlah penting. CEO Facebook yaitu Mark Zukerberg bahkan selalu meminta karyawannya untuk mengirimkan materi rapat terlebih dahulu sebelum pertemuan dilaksanakan, dengan tujuan supaya waktu dalam rapat bisa digunakan untuk pembahasan. Selain itu, sebelum digelar maka tujuan rapat akan ditetapkan sebelumnya sehingga jelas, apa yang menjadi tujuan pokok dari topik pembahasan topik rapat tesebut.


6. Jaga agar rapat tetap simple


Selain membatasi jumlah anggota, CEO Amazon Jeff Bezos juga dikenal tak suka struktur rapat yang terlalu banyak dan penyampaian materi dengan menggunakan PowerPoint. Jeff Bezos ingin agar rapat berjalan mengalir sederhana, tidak terganggu oleh penyampaian penyampaian materi.

Penyampaian materi bisa berguna apabila dilakukan dengan jumlah anggota yang banyak atau untuk mengirim informasi tertentu, misalnya seperti dalam konferensi atau pitching klien. Namun, untuk rapat internal dengan beberapa orang saja, penyampaian materi bisa merepotkan atau mengganggu, apalagi kalau ada kendala teknis. Lagipula, apabila anggota rapat adalah segelintir orang yang benar-benar paham akan topik yang didiskusikan, mereka kemungkinan bisa memberikan penjelasan dan menggapai tujuan pertemuan rapat tanpa harus melakukan penyampaian materi.

7. Pastikan perserta tahu agenda rapat


Sebelum melakukan rapat, Jeff Bezos ingin para anggotanya melakukan persiapan pembahasan. Untuk mempermudah hal ini, dia menyiapkan draft memo empat halaman untuk anggota. Dengan begini, orang-orang yang terlibat dalam rapat akan mengetahui agenda dan cakupan pembahasan secara jelas.

Mereka pun akan tahu peranan masing-masing dan mengapa mereka dipanggil untuk ikut dalam rapat, serta terdorong untuk melakukan persiapan materi. Pada akhirnya, anggota rapat akan punya tujuan yang jelas dalam pikiran sehingga rapat bisa lebih mudah menggapai hasil bersama.

8. Libatkan semua anggota


Dalam pertemuan rapat perusahaan, almarhum pendiri Apple Steve Jobs memberikan tugas masing-masing ke para anggota rapat untuk memastikan tujuan akhir bisa dicapai. Memberikan peranan dan tanggung jawab ke tiap hadirin mempunyai dua keuntungan. Pertama, masing-masing orang jadi paham akan posisi mereka dalam pertemuan dan alasan mengapa mereka harus ada di sana. Kedua, dengan mempunyai peranan, para anggota terdorong untuk beropini dan menciptakan pembahasan.

Rapat tak harus di ruangan Di era internet dan teknologi digital, ada banyak fasilitas yang bisa menjadi perantara jarak anggota rapat, seperti video conference. Pertemuan rapat pun tak melulu harus dihadiri secara langsung dalam ruangan kantor yang itu-itu saja.

CEO Virgin Group, Richard Branson, gemar mengadakan pertemuan rapat sambil berdiri (stand-up pertemuan rapat) atau berjalan-jalan di luar ruangan, bukan sekadar duduk di depan meja. Dia suka dengan "rapat jalan-jalan" karena ide dan keputusan seringkali datang dengan cepat dan spontan. Stand-up pertemuan rapat konon bisa meningkatkan konsentrasi para anggota sekaligus mempersingkat waktu rapat. Di kantor pun, perusahaan juga bisa menyediakan area rapat yang berbeda-beda, misalnya berupa ruangan kedap suara atau area komunal yang terbuka, sehingga bisa mengakomodir aneka kebutuhan.


Cukup sekian dari Webillian tentang beberapa tips cara untuk melaksanakan tahapan mengadakan rapat bisnis yang bertujuan untuk dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Semoga bermanfaat semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Contoh Laporan Kegiatan Hasil Pengabdian Masyarakat

LAPORAN AKHIR PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT


Contoh Laporan Kegiatan Hasil Pengabdian Masyarakat



PELATIHAN APLIKASI MICROFOT OFFICE BAGI KARANG TARUNA DESA
DELEGAN PABELAN


Oleh :

1. Rifki Kuntoro Aldi (Ketua)
2. Ahmad Sofyan (Anggota)
3. Agung Manggala Putra (Anggota)
4. Dewi Suratna (Anggota)
5. Putri Endah Lestiani (Anggota)
6. Shofiah Apriliani (Anggota)
7. Julva Fauziah (Anggota)



POLITEKNIK INDONUSA SURAKARTA JANUARI 2020




HALAMAN PENGESAHAN



1, Judul Pengabdian
:
Pelatihan Aplikasi Microsoft Office bagi
Karang Taruna Desa Delegan Pabelan
2. Nama Mitra
:
Karang Taruna Desa Delegan Pabelan
3. Ketua Tim Pelaksana
:

a. Nama
:
Rifki Kuntoro Aldi
b. NIM
:
B19042
c. Ptogram Studi
:
D3.Manajemen Informatika
d. No.Telp
:
085895057464
4. Anggota Tim Pelaksana
:
6 Orang
5. Lokasi Kegiatan /Mitra


a. Wilayah Mitra
:
Kecamatan Kartasura
b. Kabupaten/Kota
:
Sukoharjo
c. Propinsi
:
Jawa Tengah
d. Jarak PT ke lokasi mitra (km)
:

6. Luaran yang dihasilkan
:
Laporan Akhir
7. Jangka Waktu Pelaksana
:
1 hari
8. Biaya Total
:
Rp.251.000,00


Mengetahui                                                 Surakarta, 13 Januari 2020 Dosen Pendamping                                                                   Ketua


(Edy Susena, M.Kom )                                           (Rifki Kuntoro Aldi) NIDN. 0623097702                                                                NIM.B19042


Mengetahui Direktur
Politeknik Indonusa Surakarta


(Ir. Suci Purwandari, MM ) NIK. 23.08.03.011



RINGKASAN

Dalam ini kami mengetahui beberapa maslah yang dialami peserta dalam kaitannya pembelajaran microsoft office. Diantaranya peserta kesulitan dalam sistem pengetikan dan pengoperasian fitur-fitur microsoft ofiice. Selain itu, peserta juga tidak begitu lancar dalam menggunakan keyboard pada PC/Laptop .

Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari pembahasan materi microsoft word dan pemberian soal kepada peserta. Selanjutnya tentang microsoft excel dan power point. Disela –sela pembahasan dan pelatihan masing-masing mahasiswa yang tidak menjadi pemateri membimbing peserta.
Saat kegiatan ini peserta mengikuti dengan baik sehingga kegiatan ini berlangsung dengan lancar. Karena ada pemberian soal di setiap sesi pembahasan maka peserta bisa mengoperasikan microsoft office. Untuk kegiatan ini diharapakan bisa berlangsung lama/bertahap supaya lebih bisa mengoptimalkan pengetahuan dan ketrampilan peserta. Lokasi pelaksanaan juga dapat di pindah ketempat yang lebih memadai.

Kata Kunci : Pelaksanaan, Pengabdian, Masyarakat, Microsoft, Office,


PRAKATA

Alhamdulilah puji syukur tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Politeknik Indonusa Surakarta ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan Berkah dan akarunia-Nya, sehingga tim dapat melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) kerja sama dengan Karang Taruna Desa Delegan Pabelan . Pada kesempatan ini kegiata yang dilakukan adalah: Pelatihan Microsoft Office Kepada Karang Taruna Desa Delegan Pabelan.

Tim pelaksana mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegitan Pengabdian kepada Masyarakat ini antara lain:

1. Direktur Politeknik Indonusa Surakarta yang telah memberikan surat tugas dan kesempatan kepada tim untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat
2. Karang Taruna Desa Delegan Pabelan
3. Mahasiswa program Studi D3. Manajemen Informatika
4. Semua pihak yang tidak disebutkan satu per satu yang telah membantu demi kelancaran kegiatan ini.

Akhir kata, bahwa laporan ini disusun sebagai bukti pertanggungjawaban telah diselenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tim pengabdian kepada masyarakat Politeknik Indonusa Surakarta memberikan dorongan kepada civitas akademika Politeknik Indonusa Surakarta senantiasa selalu melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi demi tercapainya kecerdasan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Tim yakin masih banyak kekurangan dari kegiatan dan laporan ini, oleh karena itu tim sangat mengharapkan masukan maupun saran agar kegiatan dan laporan ini dapat lebih baik dan berguna bagi masyarakat.



Surakarta, 13 Januari 2020


Tim pengabdian kepada masyarakat

Politeknik Indonusa Surakarta



DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL .........................................................................................i
HALAMAN PENGESAHAN .......................................................................................ii
RINGKASAN .......................................................................................iii
PRAKATA .......................................................................................iv
DAFTAR ISI .......................................................................................v
DAFTAR LAMPIRAN .......................................................................................vi
BAB 1. PENDAHULUAN .......................................................................................1
BAB 2. HASIL DAN PEMBAHASAN .......................................................................................4
BAB 3. KESIMPULAN DAN SARAN .......................................................................................8
LAMPIRAN



DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Materi Pelatihan
Lampiran 2. Surat Tugas
Lampiran 3. Berita Acara dan Presensi
Lampiran 4. Dokumentasi Kegiatan (Foto)

BAB 1.
PENDAHULUAN


A. JENIS PELATIHAN

Pelatihan Aplikasi Microsoft Office Kepada Karang Taruna Delegan, Pabelan, Kartasura

B. TIM PELAKSANA


NO

NAMA

NIM

JABATAN

PRODI

1

Rifki Kuntoro Aldi

B19042

Ketua

Manajemen
Informatika

2

Ahmad Sofyan

B19018

Anggota

Manajemen
Informatika

3

Agung Manggala Putra

B19088

Anggota

Manajemen
Informatika

4

Dewi Suratna

B19011

Anggota

Manajemen
Informatika

5

Putri Endah Lestiani

B19005

Anggota

Manajemen
Informatika

6

Shofiah Apriliani

B19086

Anggota

Manajemen
Informatika

7

Julva Fauziah

B19024

Anggota

Manajemen
Informatika


C. DOSEN PENDAMPING

1. Edy Susena M.Kom


D. MATERI

Pelatihan Aplikasi Microsoft Office Kepada Pemuda Karang Taruna, diperlukan agar masyarakat dapat memiliki ketrampilan berinteraksi dengan orang lain. Salah satu bentuk ekstra kurikuler yang dapat membentuk soft skill masyarakat adalah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim kami. Materi yang disampaikan dalam pembinaan soft skill ini diantaranya pembelajaran microsoft office, microsoft excel dan etika perilaku masyarakat berbasis budaya lokal Indonesia. Salah satu peserta pengabdian masyarakat ini, kami berharap dengan adanya soft skill ini dapat membantunya beradaptasi dengan kehidupan kampus yang berbeda dengan jaman SMA.


E. LOKASI

Desa Delega Rt.04 Rw.07 Pabelan, Kartasura, Jawa Tengah

F. SASARAN MASYARAKAT

Remaja Karang Taruna di desa Delegan Rt.04 Rw.07 Pabelan, Kartasura, Pabelan .

G. TUJUAN

Untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat Karang Taruna agar mengerti tentang Pengoperasian Microsoft Office yang akan diajarkan. Kemudian harapan kami semoga Masyarakat Karang Taruna dapat menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Serta Melalui teknologi informasi dan komunikasi bisa mengenalkan pada peserta didik masyarakat hal-hal mengenai dunia di luar lingkungan sekitar yang lebih dulu mengalami perkembangan, kemajuan dibanding dengan daerah setempat. Sehingga pengetahuan mereka tidak hanya terbatas pada lingkungan mereka saja.

H. LAMA KEGIATAN

Pukul 09.00 WIB -Selesai

I. WAKTU KEGIATAN

Hari/ Tanggal : Sabtu, 11 januari 2019
Tempat           : Sdr. Rifki Kuntoro Aldi Desa Delegan, Pabelan, Kartasura

J. PRASARANA YANG DIGUNAKAN

1. Meja
2. Laptop
3. Proyektor

K. BIAYA YANG DIBUTUHKAN



Barang


Jumlah


Harga Per Biji (Rp)


Total (Rp)

Snack

20

5.000

100.000

Makan siang

20

5.000

100.000

Sertifikat

17

3.000

51.000

Jumlah

251.000


BAB 2
HASIL DAN PEMBAHASAN


Kegiatan ini dimulai dari persiapan panitia untuk menyiapkan tempat, snack, makan siang. Pada persiapan ini ketua tim pelaksana membagi tugas pada masing-masing anggota, ada yang menyiapkan tempat, menyiapkan snack, menyiapkan makan siang, semuanya ikut dalam persiapan ini.

Untuk tempat yaitu dirumah Sdr. Rifki Kuntoro Aldi, kemudian persiapan meja kecil dan laptop pada persiapan ini yang menyiapkannya adalah Rifki, Agung dan Ahmad. Untuk snack ada 2 orang yang ditugaskan untuk membeli di pasar yaitu Sofiah dan Dewi. Kemudian untuk yang mempersiapkan makan siang yaitu Putri dan Julva mereka membantu ibu dari tuan rumah untuk mempersiapkan makan siangnya.

Setelah persiapan semua selesai kurang lebih pukul 07.30, kemudian para peserta pengabdian datang satu persatu menuju tempat lokasi. Pada pukul 08.30 pelaksanaan PkM dimulai.

Pada permulaan acara adalah sambutan dari ketua Pkm Sdr. Rifki Kuntoro Aldi dan kemudian dilanjutkan sambutan dari Dosen pendamping Bp.Edy Susena, M.Kom, setelah acara sambutan selesai dilanjutkan sesi materi.


Materi yang pertama pada pengabdian ini yaitu tentang pengenalan Microsoft Word yang disampaikan oleh Sdr. Rifki Kuntoro Aldi. Pada materi pertama ini pemateri mengenalkan apa saja yang ada di dalam Microsoft Word dan dalam sela-sela menerangkan, peserta pengabdian diajak langsung menirukannya. Setelah materi selesai peserta mendapatkan soal yang harus dikerjakan.

Sesi setelah selanjutnya yaitu break sejenak, untuk menghilangkan kepenatan, pada sesi break ini peserta dan tim saling berkomunikasi, bercanda dengan tujuan untuk mengeratkan hubungan antara tim pelaksana dan peserta.

Setelah break sejenak, Materi yang kedua pada pengabdian ini yaitu tentang pengenalan Microsoft Excel yang disampaikan oleh Sdr. Ahmad Sofyan. Pada materi kedua ini pemateri mengenalkan apa saja yang berada pada Microsoft Excel dan dalam sela-sela memperkenalkan yang ada pada Microsoft Excel pemateri memberikan contoh-contoh kasus dan itu langsung ditirukan peserta pengabdian, setelah selesai dalam ahir sesi ini ada soal yang harus di selesaikan peserta yaitu membuat daftar nilai siswa ada rumus matematika SUM, AVERAGE, MIN, MAX, dll.

Setelah materi kedua selesai langsung di lanjutkan materi yang ketiga yaitu tentang Microsoft PowerPoin yang disampaikan oleh Sdri. Putri Endah Lestiani. pada materi yang ketiga ini pemateri mengenalkan apa saja yang berada pada Microsoft PowerPoin, membuat animasi-animasi pada Microsoft PowerPoin, menerangkan bagaimana cara supaya presentasi yang baik dan benar menggunakan Microsoft PowerPoin.

Pada materi ketiga ini dalam sela-sela menerangkan, peserta pengabdian diajak langsung menirukannya. Setelah materi selesai di ahir materi ketiga ini peserta diminta untuk membuat biodata dengan menggunakan Microsoft PowerPoin, dan perwakilan peserta disuruh untuk maju memperkanalkan dirinya menggunakan Microsoft PowerPoin.

Dalam sesi penyampaian materi, pemateri menerangkan dan memberikan contoh-contoh dan pesertapun mengikutinya, dan disela-sela kegiatan materi tersebut anggota tim pelaksana yang lain berada di samping peserta dengan tujuan supaya peserta dapat bertanya kepada tim pelaksana apa yang tidak diketahuinya.

Ahirnya kegiatanpun selesai, setelah selesai kurang lebih pukul 11.45 kamipun langsung foto bersama dan kemudian dilanjutkan untuk makan siang bersama, keseruan dan kegembiraanpun kami rasakan saat melaksanaan kegiatan PkM ini.


BAB 3 KESIMPULAN DAN SARAN

1.1. Kesimpulan


Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul Pelatihan Microsoft Office untuk Membantu Promosi Produk Pertanian CV. Jaya Dharma Sragen dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Pengabdian kepada masyarakat telah berhasil dilaksanakan oleh tim dengan Karang Taruna Desa Delegan, Pabelan
2. Peserta telah dapat mengimplementasikan materi ke masing – masing tugas yang telah diberikan kepada Pemateri

1.2. Saran

Sedangkan saran yang diusulkan oleh tim pengabdian kepada masyarakat kepada pihak – pihak terkait adalah:
1. Peserta diharapkan dapat menggunaka Microsoft Office dengan baik.
2. Peserta disarankan selalu meningkatkan kemampuan dibidang teknologi karena teknologi komputer pesat perkembangannya

Lampiran 1. Materi Pelatihan
Terlampir


Lampiran 2 Surat Tugas


Lampiran 3 Berita Acara Dan Presensi


Presensi Panitia

resensi Peserta

Lampiran 4 Foto kegiatan

Contoh Laporan Kegiatan Outingclass

LAPORAN HASIL OUTING CLASS
MATAKULIAH PENDIDIKAN AGAMA








DISUSUN OLEH:
                                                        NAMA : Rifki Kuntoro Aldi
                                                        NIM      :B19042
                                                        PRODI  :Manajemen Informatika (A)
                                                        DOSEN :Rusmaniar,M.PdI


POLITEKNIK INDNUSA SURAKARTA
TAHUN PEMBELAJARAN 2019/2020




PENGESAHAN

Laporan ini yang berjudul Study Banding diluar  atau disebut Outing Class ini diajukan sebagai untuk mengikuti pembelajaran matakuliah Pendidikan AgamaTahun 2019/2020 di Politeknik Indonusa Surakarta dan dinyatakan telah mendapat persetujuan sebagai karya tulis.


Disahkan di     : Surakarta
Pada hari         :
Tanggal           :



Pembimbing I



Rusmaniar,M.Pdi
NIP.
Pembimbing II



Suparmini ,M.Pd
NIDN.






MOTTO


  • Keberhasilan tidak akan datang kepada orang yang malas (penyusun)
  • Harapan itu ada, dan akan selalu ada (penyusun)
  • Orang mukmin yang kuat, lebih baik dan lebih dicintai Allah swt dari pada orang mukmin yang lemah dari segala kebaikan.(HR.ahmad)
  • Berdo’a tanpa usaha omong kosong, usaha tanpa do’a berarti sombong.
  • Bersyukur atas rohmat dari Allah SWT maka hatimu akan tenang (penyusun)
  • Sukses itu Do It (lakukan Segera). (penyusun)

PERSEMBAHAN

Laporan kegiatan outingclass ini penulis sampaikan untuk:
1. Kedua orang tua yang telah mendukung saya
2. Ibu Direktur Kampus Politeknik Indonusa Surakarta yang telah memberikan izinnya
3. Bapak dan Ibu Dosen yang telah membimbing saya
4. Semua mahasiswa di Politeknik Indonusa Surakarta
5. Teman-teman Prodi Manajemen Informatika dam Komunikasi Massa
6. Serta semua pihak yang telah membantu terselesaikannya laporan hasil outing class ini


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat serta karunia-Nya kepada penulis sehingga Laporanan hasil outing class pendidikan Agama yang untuk mengenal penyebaran islam di Indonesia ini dapat diselesaikan sesuai rencana.
Laporan hasil Outing Class sederhana ini saya susun dalam rangka memenuhi tugas Pendidikan Agama Semester Ganjil Prodi Manajemen Informatika adalah penyelesaian laporan hasil Outing class, saya memperoleh dari berbagai pihak. Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada :

1. Ibu Suci Purwandari selaku Direktur Politeknik Indonusa Surakarta yang telah mendukung dan merestui laporan sederhana ini.

2. Ibu Rusmaniar, M.Pdi selaku Dosen pendidikan Agama di Politeknik Indonusa Surakarta

3. Bapak Canggih Ajika P,M.Kom selaku PA Prodi Manajemen Informatika Kelas A yang telah memberikan dorongan dan bantuan dalam menyelesaikan Laporan ini.

Tiada gading yang tak retak begitu pula dengan laporan hasil outing class ini, yang jauh dari kesempurnaan oleh karena itu segala kritik serta saran akan saya terima dengan lapang hati dan semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca.

Surakarta, 03 Januari 2020





Penulis



DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.................................................................................................................. i
HALAMAN PENGESAHAN................................................................................................... ii
HALAMAN MOTTO............................................................................................................... iii
HALAMAN PERSEMBAHAN............................................................................................... iv
KATA PENGANTAR............................................................................................................... v
DAFTAR ISI............................................................................................................................. vi
BAB I      PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang..................................................................................................... 1
B.     Tujuan Penulisan................................................................................................... 1
C.     Rumusan Masalah................................................................................................. 1
D.    Manfaat Penulisan................................................................................................ 1
BAB II    ISI
A.    Sejarah Makam Sunan Gunung Jati Cirebon........................................................ 2
B.     Goa Sunyaragi Cirebon........................................................................................ 2
C.     Pantai Kejawanan Cirebon................................................................................... 3
BAB III   PENUTUP
A.    Kesimpulan........................................................................................................... 9
B.     Saran..................................................................................................................... 9
Lampiran                                                                                                                                 .. 10
                 Foto pada waktu pelepasan dari kampus politeknik indonusa surakarta ................. 11
                 Foto di daerah Makam...........................................................................................   11
                 Foto di daerah Makam...........................................................................................   11
                 Foto di daerah Makam...........................................................................................   11
                 Foto di Goa Sunyaragi...........................................................................................       12
                 Foto di Pantai Kejawanan......................................................................................   13



  


BAB I
PENDAHULUAN

I.       Latar Belakang
Kegiatan Outing Class ini merupakan kegiatan yang tiap tahun diadakan sebagai kegiatan Pembelajaran bagi mahasiwa Politeknik Indonusa Surakarta. Setiap mahasiswa wajib mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam era globalisasi ini belajar secara teori saja tidak lah cukup, sehingga pendidikan di era ini sarat dengan praktek atau pengamatan  secara langsung. Oleh karena itu, mengadakan Outing class ini merupakan alternatif yang di pilih pada tiap tahunnya.
Outing Class di laksanakan di tempat yang berbeda sesuai dengan jurusan masing-masing siswa. Penyusun di beri kesempatan untuk mengunjungi di kota Cirebon.  Mengapa Harus di Kota Cirebon...? Karena kota tersebut dianggap relevan dan tempat penyebaran dakwah islam yang belum dikunjungi oleh prodi Manajemen Informatika sebelumnya. Di harapkan para Mahasiswa belajar secara pengamatan mengenai kisah penyebaran islam di kota cirebon ini, bagaimana awal mula berjalan.di mulai dari proses penyebaran hingga proses berakhirnya penyebaran islam di kota Cirebon.

II. Tujuan Penulisan
Laporan ini disusun dengan tujuan untuk memenuhi Tugas Matakuliah Pendidikan Agama Prodi Manajemen Informatika tahun 2019/2020 selain itu sebagai dokumentasi kegiatan Outing Class. Kami berharap laporan ini juga dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan tentang Sejarah Perkembangan Kota Cirebon dan menambah wawasan bagi Mahasiswa.

III. Rumusan Masalah
1.   Bagaimana sejarah adanya Makam Sunan Gunung jati?
2.   Dimana saja lokasi Obyek penyebaran islam ?
3.   Bagaimana awal mula agama islam di sebarkan di kota Cirebon?
4.   Apa saja peninggalan-peninggalannya ?
5.   Bagaimana situasi dan kondisi perkembangannya?

IV. Manfaat Penulisan
Banyak manfaat yang dapat kami peroleh dengan diadakannya penyusunan laporan ini, diantaranya adalah :
1.      Dapat menambah ilmu pengetahuan, baik dibidang ketrampilan menulis, dibidang kepariwisataan, dan dibidang lainnya.
2.      Dapat mengetahui manfaat dari ziarah kubur.
3.      Dapat bermanfaat bagi siapapun.
4.      Dapat membuat para Mahasiswa belajar kelompok dengan teman yang lain.
5.      Dapat mengetahui bagaimana cara membuat laporan Karya Tulis dengan baik dan benar.





BAB II
ISI

2.1   Lokasi yang Dikunjungi :
2.1.1        Makam sunan gunung jati di Cirebon
2.1.2        Goa Sunyaragi
2.1.3        Pantai Kejawanan
2.1.4        Toko Oleh-oleh
2.2.1    Kegiatan Di Makam Sunan    
            Keigatan kami di makam sunan gunung jati dimulai ketika kami sampai di sana kurang lebih pukul 05.00 WIB kemudian kami sholat subuh berjamaah di masjid dekat makam sunan gunung jati. Setelah itu, kami langsung menuju ziarah ke makam sunan gunung jati, setelah itu kami melakukan Doa bersama.
2.2.2  Kegiatan Di Goa Sunyaragi
            Kegiatan di Goa sunyaragi setelah selesai transit di rumah makan pring sewu di wilayah cirebon, setelah itu langsung kami menuju ke lokasi Goa Sunyaragi. Kami di sana tour perjalanan dengan di dampingi guide tournya (pemandu wisata) mereka menjelaskan tentang apa saja yang ada dalam goa sunyaragi tersebut. Mulai dari sejarah dari goa sunyaragi, letak tempat-tempat yang ada di goa sunyaragi, nama-nama tempat di goa sunyaragi, dilanjutkan dengan pertanyaan dari mahasiswa seputar goa sunyaragi, dan lain-lain.
2.2.3    Kegiatan di Pantai Kejawanan
Kegiatan di Pantai Kejawanan setelah selesai dari goa sunyaragi. Kami di pantai saat pertama kali datang disana untuk makan siang setelah itu kami mengerjakan sholat dzuhur-ashar di jama’ qosor, kemudian kami menikmati suasana indah di pantai kejawanan.
2.2.4    Kegiatan di Toko Oleh-oleh
Kegiatan selanjutnya yaitu kami menuju toko oleh-oleh yaitu yang berada di rumah makan kurnia jatim kendal. Kami disana untuk makan malam, sholat magrib-isya di jama’ qosor setelah itu kami berbelanja oleh-oleh.






BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Dalam penyebaran agama islam tepatnya di wilayah cirebon sangatlah pesat, karena dalam penyebaranya ada perantara agama islam yaitu para wali, khususnya di wilayah cirebon yaitu sunan gunung jati.
            Dalam perjalanan sunan gunug jati ternyata tidaklah lepas dari Goa Sunyaragi, sejarahnya dalam kraton cirebon masih punya hubungan dengan sunan gunung jati itu sendiri
            Untuk pantai kejawanan suasana disana sangatlah sejuk, nyaman, damai, tentram. Pantai di kejawanan itu berarus tenang tidak seperti pantai yang berada di jawa tengah dan Yogyakarta. Kami semua di pantai sangat menikmati indahnya suasana pantai, bermain air pantai.
 c

Saran
Saran penyusun laporan Studi Banding atau Outing Class:
§  Diharapkan koordinasi panitia dengan satu sama lainnya lebih ditinggkatkan lagi.
§  Lebih di tingkatkan komunikasi antara pihak kampus, dosen dan dengan panitia
§  Dalam hal outingclass saran saya sebaiknya untuk di dekat-dekat wilayah saja dan mungkin tempatnya jangan ke makam, bisa saja tempatnya ke pondok pesantren yang ada di jawa tengah itu sendiri
Siswa dapat memahami penyebaran agama islam lewat pondok pesantern tersebut, kurikulum yang digunakan di pondok pesantren tersebut, sambutan dari pondok tersebut dan lain sebagainya.